Selasa, 5 Mei 2026

Mancanegara

PESAWAT TEMPUR A-10 "WARTHOG" BATAL PENSIUN setelah Pertempuran AS Lawan Iran Pecah

Kamis, 23 April 2026 11:15 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Angkatan Udara AS (USAF) memperpanjang masa pakai pesawat tempur A-10 "Warthog" yang telah berusia puluhan tahun hingga setidaknya tahun 2030, menurut laporan Business Insider.

AS memutuskan kembali menunda pensiun pesawat serang tersebut setelah penggunaannya yang intensif dalam operasi tempur melawan Iran.

Sekretaris Angkatan Udara AS Troy Meink mengumumkan hal itu melalui unggahan media sosial pada Selasa (21/4/2026).

Ia menyatakan keputusan tersebut bertujuan mempertahankan kekuatan tempur sementara Basis Industri Pertahanan meningkatkan produksi pesawat tempur baru.

Sekretaris Pertahanan Pete Hegseth menanggapi dengan menulis, "Hidup Warthog!"

Baca: 3 Kapal Ditembaki IRGC di Selat Hormuz, UKMTO Sebut Tentara Iran Gunakan Granat

Langkah ini memberikan kesempatan baru bagi A-10 Thunderbolt II yang telah beroperasi sejak 1970-an.

Angkatan Udara AS sendiri telah berupaya mempensiunkan pesawat tersebut selama bertahun-tahun.

A-10 dirancang untuk operasi anti-tank, dukungan udara jarak dekat, serta misi pencarian dan penyelamatan tempur.

Namun, para pejabat Angkatan Udara berpendapat bahwa pesawat yang terbang lambat ini akan sulit bertahan di medan perang masa depan yang dipenuhi sistem pertahanan udara canggih.

Angkatan Udara juga telah meninjau kemungkinan mengganti A-10 dengan jet tempur siluman F-35A Lightning II untuk misi dukungan udara jarak dekat.

Meski demikian, evaluasi sebelumnya menimbulkan keraguan apakah F-35 mampu menandingi performa A-10 dalam peran tersebut.

Sebelumnya, USAF berencana mempensiunkan A-10 tahun ini, namun intervensi Kongres AS kembali menunda langkah tersebut, menggeser jadwal pensiun ke 2029 dan mencegah seluruh armada dipensiunkan.

Dengan keputusan terbaru, A-10 akan tetap beroperasi lebih lama, meski belum jelas berapa dari sekitar 160 unit yang masih aktif saat ini akan bertahan hingga 2030.

Pengumuman Meink muncul di tengah tingginya aktivitas A-10 di Timur Tengah.

Baca: Buru Kapal Iran! Militer AS Cegat 3 Kapal Tanker Teheran di Dekat Perairan RI, Selat Malaka Tegang!

Pesawat ini dilaporkan digunakan dalam operasi tempur terhadap kelompok milisi yang didukung Iran di Irak, serta dalam operasi langsung melawan Iran.

Dalam Operasi Epic Fury, A-10 digunakan untuk menyerang kapal cepat Iran di Selat Hormuz dan membantu penegakan blokade militer AS terhadap pelabuhan Iran.

Pesawat ini juga terlibat dalam misi penyelamatan awak pesawat tempur F-15 AS yang ditembak jatuh di Iran awal bulan ini.

Dalam misi tersebut, A-10 menjalankan peran "Sandy", yaitu kode panggilan untuk operasi pencarian dan penyelamatan tempur yang berasal dari era Perang Vietnam.

Salah satu A-10 dilaporkan rusak akibat tembakan musuh, memaksa pilotnya melontarkan diri, namun berhasil mendarat di wilayah sekutu.

Sejak diperkenalkan, A-10 telah terlibat dalam berbagai konflik di Timur Tengah dan Eropa.

Pesawat ini, yang diproduksi oleh Fairchild Republic, awalnya dirancang sebagai penghancur tank untuk menghadapi kendaraan lapis baja Soviet.

A-10 dapat dipersenjatai dengan roket, rudal, dan bom untuk mendukung operasi pasukan darat.

(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Militer AS Batal Pensiunkan Pesawat Tempur A-10 setelah Pertempuran di Iran

# Pesawat Tempur # Warthog # Pensiun # Pertempuran # Pecah # Amerika Serikat # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved