Jumat, 17 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

AS Terancam! Iran Diduga Manfaatkan Teknologi Satelit AI Jadi Senjata Baru Intai Serangan Musuh

Jumat, 17 April 2026 13:18 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran diduga memanfaatkan teknologi citra satelit berbasis kecerdasan AI dari perusahaan China untuk mendukung operasi militernya terhadap Amerika Serikat.

Dilaporkan Iran menggunakan teknologi satelit ini untuk memantau dan menentukan target militer agar lebih akurat.

Dikutip dari middleeasteye.net pada Jumat (17/4), satelit digunakan untuk mengintai pangkalan militer AS di berbagai wilayah, termasuk di Timur Tengah.

Dilaporkan, data yang diperoleh dari satelit itu dimanfaatkan untuk mendukung serangan. 

Yakni, seperti penggunaan drone dan rudal dengan presisi tinggi.

Pihak Pentagon meyakini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menjadi pihak yang menugaskan penggunaan teknologi tersebut untuk memantau instalasi penting milik AS.

Baca: Trump Sesumbar AS Dominasi Perang Lawan Iran, Klaim Punya Militer Tangguh

Baca: Redakan Ketegangan Global, China Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz demi Pulihnya Jalur Pelayaran

Sementara itu, sumber internal dari Defense Intelligence Agency (DIA) memperi peringatan.

DIA menyebut publikasi citra satelit berbasis AI ini berpotensi membahayakan keselamatan pasukan Amerika Serikat.

Tak hanya itu, ancaman tersebut juga dinilai dapat berdampak pada negara-negara sekutu AS di kawasan Timur Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada Tidak hanya itu, ancaman tersebut juga dinilai dapat berdampak pada negara-negara sekutu AS di kawasan Timur Tengah.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di middleeasteye.net dengan judul Iran menggunakan satelit mata-mata buatan China untuk menyerang pangkalan AS di Teluk: Laporan

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Iran   #Amerika   #Satelit

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved