Viral
Aksi Gadai SK Satpol PP Kota Bogor Ternyata Dilakukan Komplotan, Libatkan Eks Kasubag Umum
Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Pelaku dugaan penipuan dan penggelapan di tubuh Satpol PP Kota Bogor ternyata tidak hanya dilakukan oleh satu orang.
Idja Djajuli, mantan Kasubag Keuangan Satpol PP Kota Bogor, rupanya beraksi bersama dua orang lainnya dalam komplotan tersebut.
Kasus ini merugikan puluhan anggota Satpol PP, baik yang berstatus ASN maupun P3K, yang meminjamkan SK pengangkatan untuk digadai ke bank, koperasi, hingga pinjaman online (pinjol).
Baca: Gubernur Pramono Anung Rombak 11 Pejabat DKI, Syafrin Liputo Kini Jadi Wali Kota Jakarta Selatan
Gaji dan tunjangan korban dipotong secara otomatis untuk membayar cicilan, dengan janji pelaku akan membayar secara mandiri kepada korban. Namun, pembayaran mulai tersendat sejak pertengahan 2025.
Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahadian, mengonfirmasi bahwa terdapat oknum lain yang terlibat dan kini sedang dalam proses penjatuhan sanksi.
Sementara itu, Desy, istri salah satu anggota korban, menyebut dua orang lainnya yang terlibat adalah Diki selaku Bendahara kantor dan Edi selaku Kasubag Umum Satpol PP Kota Bogor.
Pemerintah Kota Bogor mencatat ada 14 korban dalam kasus ini, dengan kerugian nominal yang beragam mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 350 juta.
Modus yang digunakan para pelaku adalah meminjam SK anggota dengan dalih keperluan kantor, padahal uang hasil gadai digunakan untuk kepentingan pribadi.
Saat ini, sebagian korban telah membuat laporan resmi ke Polresta Bogor Kota terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan tersebut.
(Tribun-Video.com/TribunnewsBogor.com)
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribunnews Bogor
Terkini Nasional
Breaking News: Polda Metro Jaya Terbitkan SP3 Kasus Ijazah Jokowi untuk Rismon Sianipar
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Kebakaran Gudang Sparepart Motor di Tajurhalang, 4 Unit Damkar Terjun ke Lokasi Padamkan Api
1 hari lalu
Terkini Nasional
Jansen Sitindaon Bela Jusuf Kalla soal Dugaan Penistaan Agama: Tak Ada Ucapan Menyinggung
1 hari lalu
Terkini Nasional
Pesawat Militer AS Tercatat 18 Kali Melanggar Kedaulatan RI, Kemenhan: Perjanjian Belum Final
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.