Rabu, 6 Mei 2026

Mancanegara

Respons Netanyahu Israel Setuju AS Serukan Gencatan Senjata, tapi Lebanon Tetap jadi Target

Rabu, 8 April 2026 18:12 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan dukungan Israel atas keputusan gencatan senjata Donald Trump.

Penangguhan serangan Amerika Serikat terhadap Iran disebutkan berlaku selama dua minggu, namun tidak berlaku untuk Lebanon.

Pernyataan ini disampaikan Benjamin Netanyahu melalui akun resmi Perdana Menteri Israel di platform X @IsraeliPM, Rabu (8/4/2026).

Israel menyebut mendukung langkah Amerika Serikat untuk mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik.

Netanyahu menegaskan dukungan tersebut berkaitan dengan upaya memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman keamanan.

Ia menyebut ancaman yang dimaksud mencakup serangan nuklir, rudal, dan teror terhadap Amerika Serikat, Israel, serta kawasan internasional.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan AS telah menyampaikan komitmen untuk mengejar tujuan tersebut melalui negosiasi lanjutan.

Baca: Trump Umumkan Gencatan Senjata AS-Iran, Serangan Israel Disetop dengan Syarat Selat Hormuz Dibuka

Negosiasi tersebut dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan pada Jumat mendatang.

Namun Netanyahu menyebut gencatan senjata selama dua minggu tersebut “tidak termasuk Lebanon”.

Pernyataan Netanyahu ini berbeda dengan pernyataan sebelumnya dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif

Sharif sebelumnya menyebut Amerika Serikat, Iran, dan sekutu mereka telah menyetujui gencatan senjata segera di semua wilayah.

Sharif juga mengatakan langkah tersebut berlaku mencakup Lebanon dan efektif segera.

"Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu mereka, telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun termasuk Lebanon dan tempat lain, BERLAKU SEGERA." tulis Sharif dalam unggahan akun X-nya.

Baca: Israel Serang Rel Kereta Api dan Jembatan Iran, Netanyahu Tegaskan Operasi Militer Kian Meluas

Situasi di Lebanon sendiri terus memanas sejak konflik meluas pada awal Maret.

Lebanon terlibat setelah Hizbullah melancarkan serangan ke wilayah Israel.

Kelompok tersebut menyebut serangan sebagai balasan atas tewasnya Ali Khamenei pada hari pertama perang.

Hizbullah juga menuding Israel terus melanggar kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak November 2024.

Kesepakatan sebelumnya dibuat setelah lebih dari satu tahun baku tembak lintas perbatasan antara pasukan Israel dan Hizbullah.

Konflik tersebut bermula setelah perang di Gaza pecah pada Oktober 2023.

Menurut otoritas Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 1.500 orang.

Lebih dari satu juta warga juga disebut mengungsi akibat eskalasi konflik.

Militer Israel saat ini masih melanjutkan operasi di Lebanon selatan dengan alasan membentuk zona penyangga keamanan. 

(*)

Artikel ini telah tayang di Aljazeera.com dengan judul Netanyahu says US-Iran ceasefire ‘does not include Lebanon’

# gencatan senjata # iran # amerika serikat # Benjamin Netanyahu # israel

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved