Senin, 13 April 2026

Tribunnews Update

Mojtaba Khamenei Dikabarkan Kritis dan Tak Sadarkan Diri, Tak Bisa Ambil Keputusan Negara Iran

Selasa, 7 April 2026 21:58 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan tidak sadarkan diri.

Mojtaba disebut sedang menerima perawatan medis di kota Qom, Iran.

Mojtaba bahkan dikabarkan dalam kondisi parah, tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan apa pun oleh rezim.

Baca: KABAR MENGEJUTKAN! Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Dalam Kondisi Kritis

"Mojtaba Khamenei sedang dirawat di Qom dalam kondisi parah, tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan apa pun oleh rezim," lapor The Times mengutip memo tersebut.

Dilansir dari Tribunnews, kondisi Mojtaba tidak sadarkan diri dilaporkan pada Selasa (7/4/2026).

Dilaporkan dari The Times mengutip penilaian intelijen mengabarkan Kondisi Mojtaba diketahui sebagaimana laporan pada Senin (6/4) waktu setempat.

Baca: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Sempat Terluka Diserang AS-Israel, Dubes Iran: Masih Bisa Memimpin

Mojtaba dikabarkan sedang dirawat karena kondisi medis yang serius.

Laporan tersebut merujuk pada memo diplomatik yang diyakini berdasarkan intelijen Amerika dan Israel.

Meski demikian belum ada keterangan pasti terkait penyebab kondisi Mojtaba saat ini.

Sebagai informasi, Mojtaba merupakan putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca: Pesan Tegas Sayyed Mojtaba Khamenei: Perlawanan Iran akan Menang, Bersumpah Lanjutkan Pembalasan

Ia diangkat sebagai pengganti ayahnya, Minggu (8/3/2026).

Sebelumnya, Mojtaba juga pernah menjadi sasaran kritik khusus dari para pengunjuk rasa pada tahun 2022.

Ia sempat ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat Republik Islam. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemimpin Tertinggi Iran Disebut Tak Sadarkan Diri, Tidak Bisa Ambil Keputusan karena Kondisi Parah

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved