Selasa, 7 April 2026

Berita Terkini

Update Pasar April 2026: IHSG Rontok 14 Persen dan Harga Emas Antam Turun Imbas Konflik Global

Minggu, 5 April 2026 11:24 WIB
Kontan

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Kondisi pasar investasi global dilaporkan sedang mengalami tekanan besar pada periode Maret hingga awal April 2026. Konflik geopolitik di Timur Tengah memicu aksi jual besar-besaran yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga harga emas mengalami koreksi tajam.

Data terbaru menunjukkan IHSG merosot hingga 14,4 persen hanya dalam waktu satu bulan. Jika dihitung sejak awal tahun 2026, indeks saham domestik ini tercatat sudah terkoreksi lebih dari 15 persen. Pelemahan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Baca: Harga Emas Antam 3 April 2026 Anjlok Rp65 Ribu per Gram, Simak Rincian Buyback

Tidak hanya saham, instrumen investasi yang biasanya dianggap aman atau safe haven seperti emas juga tidak luput dari koreksi. Emas spot anjlok hingga 11,5 persen secara bulanan, sementara emas Antam terpantau turun lebih dari 7 persen dalam sebulan terakhir.

Analis menyebut salah satu pemicu utama kekacauan pasar ini adalah langkah Iran menutup Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital perdagangan minyak dunia. Hal ini menyebabkan harga energi melonjak tajam dan mendorong penguatan dolar AS terhadap Rupiah sebesar 1,5 persen secara bulanan.

Di sisi lain, pasar kripto mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan meski secara tahunan masih berada di zona merah. Bitcoin tercatat naik sekitar 4,3 persen dalam sebulan, sedangkan Ethereum menunjukkan penguatan lebih dari 10 persen di tengah tingginya volatilitas pasar.

Kombinasi konflik geopolitik, lonjakan harga energi, serta kebijakan suku bunga tinggi menciptakan ketidakpastian global yang serius. Dampak ini mulai dirasakan masyarakat umum melalui kenaikan inflasi dan fluktuasi nilai tukar mata uang yang cukup dinamis.

(Tribun-Video.com/YouTube KONTAN TV)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Kontan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved