tribunnews update
Sindikat Pemutilasi WN Ukraina Ihor Terlacak Interpol, 6 Pelaku Jadi Buron Internasional
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Polda Bali mengungkap fakta terbaru dalam kasus mutilasi warga negara Ukraina, Ihor Komarov.
Polisi mengantongi keterangan saksi mata di wilayah Gianyar yang melihat para tersangka membawa bungkusan besar mencurigakan dan mondar-mandir di lokasi yang kini diduga sebagai tempat pembuangan potongan tubuh korban.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, I Gede Adhi Mulyawarwan, menjelaskan bahwa titik terang muncul dari kesaksian warga yang melihat aktivitas mencurigakan pada 22 Februari 2026 di muara Sungai Wos Teben.
Berdasarkan keterangan tersebut, polisi kembali melakukan olah TKP dan menetapkan lokasi itu sebagai TKP kelima yang diduga kuat berkaitan dengan hasil kejahatan.
Bungkusan besar yang dibawa para pelaku diduga berisi potongan tubuh korban yang kemudian dibuang di Muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Desa Ketewel, Sukawati.
Namun, untuk lokasi pasti eksekusi, polisi menyebut sulit ditentukan karena berdasarkan analisis forensik, GPS kendaraan, serta temuan bercak darah, indikasi kekerasan terjadi di beberapa titik berbeda.
Baca: Detik-detik Kilang Minyak Haifa Dirudal Iran, Kobaran Api Membesar Asap Hitam Membumbung Tinggi
Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan bahwa para pelaku telah melakukan pemantauan terhadap korban selama satu bulan sebelum eksekusi.
Berdasarkan koordinasi dan analisis teknologi, para tersangka diketahui mencari target di sekitar lokasi korban menginap sejak jauh hari, termasuk melakukan survei pada akhir Januari dan menyewa kendaraan menggunakan paspor palsu.
Kasus ini merupakan hasil pengembangan dari enam lokasi kejadian perkara yang tersebar di Tabanan, Badung, Denpasar, hingga Gianyar.
Di antaranya lokasi penculikan di Jimbaran, temuan mobil Avanza hitam di Restoran Golden Saferon Munggu yang terdapat bercak darah, serta vila-vila di kawasan Munggu yang menjadi tempat perpindahan korban.
Polisi juga menemukan mobil Avanza silver di kawasan Padangsambian yang turut mengandung bercak darah korban.
Dari seluruh lokasi tersebut, penyidik meyakini telah terjadi penganiayaan berat sebelum korban dimutilasi.
Hasil uji DNA dari keluarga korban telah dipastikan cocok, menguatkan identifikasi jasad sebagai Ihor Komarov.
Dalam kasus ini, polisi menetapkan tujuh warga negara asing sebagai tersangka, dengan enam di antaranya masuk dalam Daftar Pencarian Orang yang berasal dari empat negara berbeda.
Enam buronan tersebut berasal dari Ukraina, Rusia, dan Kazakhstan, sementara satu tersangka lainnya berinisial G asal Nigeria telah diamankan melalui Imigrasi.
Meski sebagian pelaku telah melarikan diri ke luar negeri, Polda Bali terus melakukan koordinasi internasional untuk memburu para tersangka.
(Tribun-Video.com)
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Irvan Nur Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Sempat Disekap, 26 WNA Korban Scam di Bali akan Dideportasi oleh Pihak Imigrasi
3 hari lalu
LIVE UPDATE
Inovasi Program Sampah Kedas, Pajak Lunas di Buleleng Bali, Langsung Disambut Baik Warga
4 hari lalu
LIVE UPDATE
Terkuak! Polda Bali Bongkar Kasus Pornografi dan Judi Online, Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara
5 hari lalu
Viral News
AKSI Monyet di Uluwatu Bali, Bawa Iphone 17 Pro Max Milik Wisatawan Viral di Medsos
Sabtu, 25 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.