Mancanegara
Pastikan Kondisi Militernya Prima, Iran Tegaskan Ogah Mengemis Gencatan Senjata ke AS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim jika Iran menginginkan perundingan setelah konflik pecah lebih dari 2 minggu.
Namun, klaim tersebut dibantah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Sebelumnya, pada Sabtu (14/3), Trump mengatakan jika Iran menginginkan kesepakatan.
Abbas Araghchi lantas mengatakan, Iran tidak tertarik untuk berdialog dengan AS.
Ia juga menolak pernyataan Trump bahwa Teheran menginginkan kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Dirinya memastikan jika militernya masih cukup kuat dan akan terus membela rakyat.
Baca: Trump Ragukan Penerus Ali Khamenei Masih Hidup, Singgung Rumor Pemimpin Iran Mojtaba Tewas
“Kami stabil dan cukup kuat. Kami hanya membela rakyat kami,” kata Araghchi.
Menurutnya, Iran tak melihat alasan mengapa pihaknya harus berbicara dengan AS.
Pasalnya, saat dialog sebelumnya masih berjalan, Washington malah meluncurkan serangan.
“Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berbicara dengan Amerika, karena kami sedang berbicara dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami.
Baca: Genderang Perang Iran ke AS! Tantang Trump Konfrontasi Langsung di Selat Hormuz Duel Kapal Perang
Namun, Araghchi memastikan siap untuk berbicara dengan negara-negara yang ingin bernegosiasi.
Negosiasi ini agar kapal tanker minyak tertentu dapat melewati jalur ekspor utama Selat Hormuz.
Saat ini, sudah ada beberapa negara yang menghubungi Iran untuk mendapatkan jalur aman.
Akan tetapi, Araghchi enggan membeberkan negara mana saja yang telah meminta izin.
“Saya tidak bisa menyebutkan negara tertentu, tetapi kami telah dihubungi oleh sejumlah negara yang ingin mendapatkan jalur aman bagi kapal mereka,” katanya.
(Tribun-Video.com/Tri Suhartini)
Artikel ini telah tayang di English.alarabiya.net dengan Judul Iran sees no reason for talks with US after Trump says Tehran wants deal
# Militer # Iran # Mengemis # Gencatan Senjata # Presiden Amerika Serikat # Donald Trump # Menteri Luar Negeri # Abbas Araghchi # Prima #
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: Menlu Araghchi Hubungi China-Jepang, Pentagon Ancam Serang Teheran Lagi
Kamis, 16 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Di Tengah Blokade Selat Hormuz, AS Ancam Hancurkan Fasilitas Energi Iran jika Diperintah Trump
Kamis, 16 April 2026
Mancanegara
Ngerinya Nuklir Iran! Trump Sebut Bisa Hancurkan Negara Eropa Hanya dalam 2 Menit
Kamis, 16 April 2026
Mancanegara
Iran Sebut Usulan AS Tak Logis, Disebut Bukan Bentuk Negosiasi tapi Pemaksaan
Kamis, 16 April 2026
Mancanegara
Imbas Perang Lawan Iran! Nasib Menhan AS di Ujung Tanduk, Anggota Parlemen Desak Hegseth Dicopot
Kamis, 16 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.