Viral
Preman Ancam Bunuh Kapolsek di Garut! Tak Terima setelah Digerebek Pesta Miras saat Ramadhan
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang preman bernama Tio atau Tito Kobra viral di media sosial setelah diamankan Polisi karena berulah.
Preman tersebut diamankan setelah dengan berani mengancam akan membunuh kapolsek dan camat.
Peristiwa ini diketahui terjadi di wilayah Garut, Jawa Barat.
Dikutip dari Tribun Jabar, video viral itu memperlihatkan Polisi membekuk seorang pria.
Kejadian itu terjadi tepat di hadapan para warga.
Kapolsek bahkan turun langsung mengamankan pria tersebut.
Setelah sempat terjadi adu mulut di antara pria itu dan petugas di lokasi.
Preman tersebut mengancam akan membunuh Kapolsek dan camat karena tak terima dirinya dan rekan-rekanya digerebek saat asyik pesta miras siang-siang di bulan Ramadan.
Baca: Miras Oplosan Renggut Nyawa 9 Warga Subang, Polisi Tetapkan Pemasok dan Pemilik Toko Jadi Tersangka
Kapolsek yang terlibat dalam video viral tersebut diketahui adalah Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat.
Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih membeberkan kronologi sebelum peristiwa tersebut terjadi.
Ia mengatakan bahwa beberapa waktu lalu, dirinya mendapati sekelompok pemuda bersama Tito Kobra sedang asyik menenggak minuman keras di siang hari di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Pakenjeng.
"Sepulang dari safari Ramadan kami lihat ada beberapa motor tapi orangnya tidak ada, kami cek ke bawah ternyata ada orang yang sedang meminum minuman keras," ujar Iptu Muslih, Minggu (15/3/2026) dikutip dari Tribun Jabar.
Ia menuturkan, saat itu ia langsung menegur sekelompok orang itu di hadapan Tito Kobra dengan cara memberikan hukuman berupa push up.
Tito, ungkapnya, sempat memberikan keterangan kepadanya bahwa dirinya berpuasa dan anak buahnya tidak berpuasa.
"Saya tindak dengan push up mereka 8 orang, Tio ini intinya tidak terima bahwa anak buahnya itu ditindak push up," ungkapnya.
Kemudian pada Jumat (13/3/2026) sore, Tito Kobra mendatangi Kapolsek saat dalam kegiatan bagi-bagi takjil bersama warga.
Baca: Detik-detik Korban Miras Oplosan Subang Sebelum Meninggal, Mata Memerah hingga Kejang-kejang
Kapolsek kemudian menghampiri Tito dan mencoba berkomunikasi secara langsung.
Dalam percakapan itu, Tito mengaku tersinggung atas tindakan Muslih yang sebelumnya menggerebek dirinya bersama beberapa rekannya saat sedang mokel atau tak puasa beberapa waktu lalu.
Muslih pun sempat menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota kepolisian, namun penjelasan itu tidak diterima oleh Tito.
"Waktu itu dia terus menggerutu karena merasa nama baiknya dicemarkan. Dia juga berbicara dengan nada kasar dan memaki saya. Saya memilih diam saja," ungkap Muslih.
Namun, ketegangan tersebut kembali memuncak karena ada perkataan ancaman dari mulut preman tersebut.
"Dia bicara, ku aing dipaehan Camat sakalian jeung Kapolsekna (oleh saya dibunuh camat sekalian dengan kapolseknya)," ucap Muslih menirukan perkataan Tito Kobra.
Saat diperiksa, Tito Kobra kedapatan membawa sebilah golok kecil yang terselip di dalam tas yang dibawanya.
Muslih mengatakan bahwa dirinya memilih melakukan pembinaan untuk menindak Tito Kobra tersebut.
"Meskipun sikapnya seperti itu, dia tetap warga saya. Sudah menjadi tanggung jawab saya untuk membina masyarakat, walaupun dalam situasi tertentu risikonya bisa mengancam keselamatan," ungkapnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Cerita Preman Ancam Bunuh Kapolsek, Tak Terima Digerebek Saat Pesta Miras Siang-siang di Bulan Puasa
# viral # Tito Kobra # preman # pesta miras # garut # kapolsek
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews Bogor
TRIBUNNEWS UPDATE
Ayah di Klaten Diduga Cabuli 2 Anak Kandungnya, Pelaku Ternyata Pembina Pondok Pesantren
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Dugaan Pencabulan ART di Rumah Bupati Konsel, Korban Alami Lebam di Tubuh, Tersangka Ditahan
2 hari lalu
Tribunnews Update
Detik-detik WNA Dijambret di Bundaran HI, Aksi Terekam Kamera Dashboard Viral di Media Sosial
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.