Kata Pihak Israel Soal Rumor Kematian Benjamin Netanyahu hingga Soal Lari ke Jerman
TRIBUN-VIDOE.COM - Kabar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meninggal dunia, beredar di media sosial. Rumor tentang kematian Netanyahu berasal dari media yang terkait dengan pemerintah Iran.
Hal ini terjadi setelah Perdana Menteri Israel tersebut sempat menghilang dari pandangan publik.
Para pejabat Israel dan beberapa kantor berita internasional kemudian menyebut klaim itu sebagai 'berita palsu'.
Kabar soal Netanyahu melarikan diri langsung dibantah pejabat Jerman.
Seorang pejabat pemerintah Jerman yang berbicara kepada Reuters mengatakan, pesawat Wing of Zion mendarat di Berlin demi keselamatan dirinya sendiri.
Pejabat itu menambahkan bahwa hanya awak pesawat yang berada di dalamnya dan penerbangan itu telah didaftarkan sebelumnya oleh pemerintah Israel.
Data penerbangan dan laporan media internasional memang mengonfirmasi bahwa pesawat pemerintah Israel mendarat di Berlin pada 28 Februari 2026. Meski demikian, Netanyahu tidak berada di dalam pesawat tersebut.
Langkah memindahkan pesawat resmi ke luar negeri saat terjadi eskalasi konflik sebenarnya bukan hal baru.
Pemerintah Israel diketahui pernah melakukan langkah serupa pada periode ketegangan militer sebelumnya sebagai bagian dari prosedur keamanan.
Saat pesawat berada di Berlin, Netanyahu memiliki berbagai agenda di Israel.
Diketahui, ia bertemu dengan komandan senior IDF dan Mossad di Tel Aviv pada 1 Maret 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan operasi militer serta situasi keamanan regional.
Selain itu, Netanyahu terlihat melakukan kunjungan ke lokasi serangan rudal Iran di Beit Shemesh pada 2 Maret 2026.
Kunjungan tersebut terdokumentasi oleh media dan pejabat pemerintah, memperkuat bukti bahwa ia tetap berada di dalam negeri.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana informasi yang belum diverifikasi dapat dengan cepat menyebar di era media sosial, terutama ketika berkaitan dengan konflik militer yang sensitif.
Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Jenderal Uganda Tantang Iran dan Siap Bela Israel, Ancam Kerahkan 600 Ribu Pasukan
1 hari lalu
Berita Terkini
Iran Ancam Tindak Keras Kapal Perang AS yang Masuki Selat Hormuz di Tengah Negosiasi
1 hari lalu
Berita Terkini
Perundingan Buntu, Negosiasi Damai AS-Iran Gagal soal Durasi hingga Syarat Nuklir
1 hari lalu
Berita Terkini
Negosiasi 21 Jam di Pakistan Gagal, Iran Sebut Tuntutan Amerika Serikat Terlalu Berlebihan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.