Rabu, 22 April 2026

Bahlil Rapat Lagi dengan Presiden Bahas Harga BBM, Minta Masyarakat Tak Perlu Panik

Selasa, 10 Maret 2026 21:41 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDOE.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, sore ini, Selasa (10/3/2026).

Bahlil menjelaskan, kedatangannya bertujuan untuk mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, membahas persiapan Idul Fitri 1447 Hijriah, serta antisipasi dampak perang di Timur Tengah, termasuk harga bahan bakar minyak (BBM).

Ia mengatakan, pemerintah terus mencari cara agar harga minyak mentah dunia yang fluktuatif tidak terlalu berdampak pada harga BBM.

Bahlil pun meminta masyarakat untuk tidak perlu melakukan panic buying atau pembelian panik.

"Saya menyarankan dan meminta tidak perlu ada panic buying karena memang stok BBM kita cukup," kata Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 10/3/2026).

Panic buying perilaku masyarakat yang membeli barang kebutuhan dalam jumlah besar secara mendadak karena  takut kehabisan stok.

Perang di Timur Tengah memunculkan kekhawatiran stok BBM akan habis.

Menurut Bahlil, stok BBM yang hanya 21-25 hari tersebut karena memang kapasitas penyimpanan atau storage yang dimiliki Indonesia hanya bisa selama itu.

Selain itu, kata Bahlil, sekarang ini tidak ada masalah dalam penyediaan dan penyaluran BBM.

Distribusi BBM terus berputar dan tidak ada masalah dalam pasokan.

"Jadi yang dimaksud 21 hari sampai 25 hari itu adalah storage kita tapi itu kan dia pergi dan dateng lagi. Industri kita jalan terus dan impor kita gak ada masalah.  Apalagi dari Timur Tengah, itu kita cuma impor crude minyak mentahnya sementara minyak jadinya kita impor dari negara Asia Tenggara dan produksi dalam negeri," katanya.

Oleh karena, kata Bahlil, masyarakat tidak perlu panik membeli BBM karena stoknya masih aman.

"Jadi harusnya gak perlu ada sampai begitu ya (panic buying)," pungkasnya.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved