Rabu, 29 April 2026

Mancanegara

Scott Ritter Sebut Rudal Iran Hantam Rumah Netanyahu Hingga Ben Gvir Alami Luka

Selasa, 10 Maret 2026 19:51 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Informasi yang belum terkonfirmasi menyebut serangan rudal Iran menargetkan kediaman pribadi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir.

Kabar yang menyebar cepat di platform media sosial X, telah memicu gelombang kejut informasi global.

Terlepas akurasi informasi ini, namun itu semua mengungkap bagaimana kabut perang dalam konflik Iran-Israel secara cepat mengubah narasi yang belum diverifikasi menjadi sinyal strategis yang beredar di seluruh jaringan pertahanan dan geopolitik global.

Tuduhan tersebut semakin menguat setelah mantan perwira intelijen Korps Marinir AS dan inspektur senjata PBB, Scott Ritter, menyatakan dalam sebuah acara di The Sanchez Effect—sebuah program yang dipandu oleh Rick Sanchez—bahwa serangan rudal Iran telah menghantam rumah Netanyahu dan Ben-Gvir.

Ia bahkan mengklaim serangan tersebut menewaskan saudara Netanyahu, Iddo Netanyahu, sebuah klaim yang menyebar luas secara daring meskipun tidak ada konfirmasi dari sumber resmi Israel.

Ritter juga mengklaim bahwa rumah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, turut terkena rudal Iran.

Ia menyatakan Ben-Gvir mengalami luka serius dan mungkin tidak selamat dari serangan tersebut, klaim yang segera memicu gelombang spekulasi di media sosial internasional.

Baca: AMUNISI TERGERUS di Perang Vs Iran, China Bisa Kalahkan AS jika Perang Lawan Taiwan Pecah

Baca: PERANG TIMUR TENGAH MEMANAS! Prabowo: Kita Selalu Berada di Jalur Bebas Aktif, Nonblok


Mantan perwira intelijen itu juga mempertanyakan laporan yang menyebut Ben-Gvir mengalami kecelakaan mobil. Ia menyiratkan bahwa laporan tersebut mungkin merupakan narasi penutup untuk menyembunyikan serangan rudal yang sebenarnya.

Dalam siaran tersebut ia bahkan berseloroh bahwa rumah Ben-Gvir “terbakar” dan bercanda bahwa ia mungkin “menabrakkan mobilnya ke rumahnya sendiri”.

Pernyataan-pernyataan ini dengan cepat menyebar di berbagai platform digital termasuk X, serta Facebook, Instagram, dan sejumlah situs berita alternatif yang sering mempercepat penyebaran narasi geopolitik selama konflik militer berlangsung.

Kecepatan penyebaran tuduhan tersebut menunjukkan kerentanan struktural ekosistem informasi modern selama konflik. Spekulasi militer, narasi politik, dan penguatan algoritma media sosial dapat dengan cepat mengubah klaim individu menjadi seolah-olah perkembangan geopolitik nyata.

Dikutip dari situs pertahanan keamanan Asia, hanya dalam hitungan jam setelah pernyataan Ritter muncul secara daring, klaim tersebut telah dibagikan dan didiskusikan di berbagai forum pertahanan internasional, kanal komentar geopolitik, serta platform media digital yang membahas konfrontasi Iran–Israel.

Target simbolis Iran

Iran secara teoritis dapat memandang kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir sebagai target strategis simbolis.

Kedua tokoh tersebut mewakili kepemimpinan politik yang mengarahkan kampanye militer Israel melawan Teheran dan membentuk kerangka kerja operasional konfrontasi Iran-Israel yang sedang berlangsung.

Logika di balik penargetan semacam itu berakar pada dinamika balas dendam setelah serangan Israel dan Amerika Serikat dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta beberapa pejabat tinggi militer Iran pada fase awal perang.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks Perwira Intelijen AS Klaim Rudal Iran Hantam Rumah Netanyahu dan Menteri Keamanan Ben-Gvir

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Scott Ritter   #Iran   #rudal   #Netanyahu

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved