Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Iran Blak blakan Singgung Minyak Dunia Imbas Perang AS Israel, Peringatkan Kenaikan Harga

Senin, 9 Maret 2026 21:02 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran memperingatkan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap infrastruktur energi negaranya berpotensi memicu lonjakan drastis harga minyak dunia hingga melampaui 200 dolar per barel.

Peringatan tersebut disampaikan oleh juru bicara markas komando militer Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps(IRGC), Ebrahim Zulfikari, saat menanggapi serangan terbaru yang menargetkan fasilitas energi Iran.

Dalam wawancara yang disiarkan televisi pemerintah Iran, Zulfikari menyebut serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel sebagai tindakan “pengecut dan tidak manusiawi”.

Ia juga meminta para pemimpin negara-negara Islam untuk mendesak Washington dan Tel Aviv agar menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Baca: Pertamina Segera Dipanggil DPR RI, Bakal Bahas Mitigasi Energi Nasional Efek Perang Israel US & Iran

Pernyataan tersebut muncul setelah pesawat tempur Israel dilaporkan menyerang depot penyimpanan minyak dan fasilitas pengolahan di Teheran.

Serangan itu menjadi yang pertama kali menargetkan fasilitas energi sejak operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Di sisi lain, ketegangan tersebut langsung berdampak pada pasar energi global.

Harga minyak mentah Brent Crude melonjak hingga sekitar 119 dolar per barel di tengah kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah.

Baca: Iran Vs AS: Tel Aviv Hancur bak Gaza! Tentara AS yang Tewas Capai 1.000 Orang?

Komando militer Iran melalui markas Khatam al-Anbiya Central Headquarters bahkan mengancam akan menyerang fasilitas minyak di kawasan sebagai balasan atas serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Pihak Iran menilai serangan terbaru menargetkan fasilitas bahan bakar serta layanan energi yang juga digunakan oleh warga sipil.

Mereka memperingatkan bahwa eskalasi konflik dapat memicu gangguan besar pada jalur pasokan energi global.

Jika konflik terus meluas dan menyasar fasilitas energi regional, para analis memperingatkan dampaknya tidak hanya dirasakan di Timur Tengah, tetapi juga dapat mengguncang pasar energi global dan memicu lonjakan harga minyak yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Peringatkan Amerika–Israel, Harga Minyak Bisa Melonjak hingga 200 Dollar AS per Barrel

Program: Live Update
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana


#viory #Iran #MinyakDunia #EkonomiGlobal #HargaBBM #SelatHormuz #TimurTengah #Geopolitik #KrisisEnergi

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved