Jumat, 17 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pemerintah Tegaskan Harga BBM Subsidi Belum akan Naik meski Ada Perang AS Israel vs Iran

Jumat, 6 Maret 2026 07:36 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario kenaikan harga minyak dunia imbas perang di Timur Tengah. 

Skenario ini sudah pernah dipakai saat perang Rusia dan Ukraina.

Awalnya, Airlangga mengaku belum ada rencana mengubah harga BBM jenis subsidi. 

Saat ini pemerintah masih memantau perkembangan yang terjadi, termasuk eskalasi di Timur Tengah.

"Belum (menaikkan harga BBM subsidi). Kan asumsi makro APBN kita kemarin di 70 dolar AS per barel (ICP). Jadi kita tunggu saja," kata Airlangga di Menara Batavia, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Ia menegaskan subsidi energi tetap dijaga agar tidak memberatkan masyarakat.

Sementara itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disiapkan sebagai penyangga untuk meredam gejolak harga energi global.

"Subsidi kita jaga dan pemerintah kemarin sudah siapkan bahwa subsidi akan kita lanjutkan. Dan APBN itu sebagai buffer untuk meredam fluktuasi harga," sambungnya.

(Tribun-Video.com)

Baca: VIRAL Detik detik Airlangga Hartarto Sengaja Dorong Dedi Mulyadi Demi Bisa Foto Bareng Jusuf Kalla

Baca: Menteri ESDM: Stok BBM Nasional Cukup 20 Hari meski Situasi di Timur Tengah Terus Memanas

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved