Rabu, 20 Mei 2026

Tribunnews WIKI

Tugu Proklamasi, Disebut juga Tugu Petir

Sabtu, 17 Agustus 2019 11:43 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Tugu Proklamasi atau Tugu petir adalah tugu peringatan proklamasi kemerdekaan RI.

Tugu Proklamasi diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1972, oleh Menteri Penerangan saat itu Bpk. Budiardjo.

Tugu Proklamasi berada di jalan Proklamasi, yang dulunya adalah Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56.

Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 merupakan bekas kediaman Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Pada 17 Agustus 1945, Proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56.

Kini Jalan Pegangsaan Timur berganti nama menjadi Jalan Proklamasi dan dibangun tugu Proklamasi.

Soekarno pernah memerintahkan pembongkaran tugu Proklamasi.

Di lokasi itu dibangun patung Soekarno-Hatta yang sedang membacakan teks Proklamasi pada 17 Agustus 1945.

Di tengah-tengah dua patung proklamator, terdapat patung naskah proklamasi yang terbuat dari lempengan batu marmer hitam.

Sejarah

Jalan Pegangsaan Timur No. 56 merupakan bekas rumah Soekaron.

Naskah Proklamasi kemerdekaan RI dibacakan untuk pertama kalinya di halaman kediaman Soekarno, presiden pertama Indonesia.

Kemudian rumah tersebut disebut sebagai Gedung Proklamasi.

Pada 1960, Soekarno menyemenyetujui usul Wakil Gubernur Daerah Chusus Jakarta (DCI) Henk Ngantung agar rumah tersebut direnovasi.

Saat itu Soekarno berkediaman di istana negara.

Namun ternyata renovasi tidak jadi dilakukan.

Pada 1 Januari 1961, Soekarno melakukan pencangkulan pertama tanah untuk pembangunan tugu.

Tugu tersebut dinamai Soekarno sebagai Tugu Petir karena berbentuk bulatan tinggi berkepala lambang petir.

Tercantum tulisan "Disinilah Dibatjakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada Tanggal 17 Agustus 1945 djam 10.00 pagi oleh Bung Karno dan Bung Hatta" di sana.

Gedung Pembangunan Nasional Semesta Berencana kemudian mulai dibangun sekitar 50 meter di belakang tugu.

Di sekitar lokasi tugu terdapat Tugu Peringatan Satoe Tahoen Repoeblik Indonesia yang diresmikan tanggal 17 Agustus 1946.

Di atas tulisan yang dipahat di bahan marmer itu ada tulisan lain, “Atas Oesaha Wanita Djakarta”.

Tugu Peringatan Satoe Tahoen Repoeblik Indonesia dibangun atas inisiatif para mahasiswi & Kaum Wanita Republikein di Jakarta.

Pada 17 Agustus 1946, Tugu tersebut diresmikan oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir di bawah tekanan tentara Sekutu.

Tugu Proklamasi

Di dekat tugu Proklamasi, didirikan dua patung besar bapak proklamator kemerdekaan Indonesia, yaitu Soekarno dan Hatta, yang dibuat mirip pada saat keduanya membacakan teks proklamasi.

Di antara keduanya, terdapat duplikat teks proklamasi yang terbuat dari marmer hitam.

Di sekelilingnya, didirikan marmer berbentuk semburan air berjumlah 17 sebagai representasi tanggal kemerdekaan Indonesia.

Sekitar beberapa meter dari patung proklamator, terdapat sebuah tiang berdiameter besar yang pada bagian atasnya terdapat ornamen berbentuk petir.

Tiang tersebut sering digunakan untuk mengibarkan bendera merah putih.

Di tiang tersebut, tertulis “Disinilah dibatjakan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 djam 10.00 pagi oleh Bung Karno dan Bung Hatta”.

Di seberang tiang tersebut, terdapat monumen kecil berbentuk obeliks yang dinamakan Tugu Peringatan Satoe Tahoen Repoeblik Indonesia.

Terdapat tulisan “Atas Oesaha Wanita Djakarta” karena didirikan oleh mahasiswi & Kaum Wanita Republikein di Jakarta.

Tepat di depan tugu, terdapat lapangan berukuran sekita 10x10 meter.

Tugu Proklamasi memang tidak begitu terkenal meskipun memiliki peran penting dalam sejarah.

Untuk pengunjung, Tugu Proklamasi dibuka dari pukul 06:00 hingga pukul 21:00 waktu setempat.

Lokasinya berada di Jalan Proklamasi No.10, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

 (TribunnewsWiki/Indah)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: 17 AGUSTUS - Tugu Proklamasi

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved