Senin, 13 April 2026

Berita Terkini

Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Khamenei Gugur, Simbol Balas Dendam Iran

Senin, 2 Maret 2026 20:27 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengibarkan bendera merah di atas kubah Masjid Jamkaran di kota suci Qom, pasca meninggalnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Sabtu (28/2/2026). Pengibaran bendera ini merupakan isyarat simbolis yang sangat kuat akan adanya serangan balasan masif dalam waktu dekat.

Dilansir dari Economic Times pada Senin (2/3/2026), bendera merah tersebut merupakan kode amarah dan tuntutan keadilan atas darah yang tertumpah. Dalam tradisi Syiah, pengibaran bendera ini menandakan bahwa pembalasan dendam belum tuntas dan menjadi peringatan keras bagi pihak lawan.

Baca: 3197 Penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali Batal Terbang Imbas Perang Iran, Turis Perpanjang Liburan

Kematian Khamenei disebut melibatkan peran besar agen intelijen Amerika Serikat (CIA) yang telah melakukan pengintaian selama berbulan-bulan. CIA berhasil mengendus jadwal pertemuan para pejabat tinggi Iran pada Sabtu pagi, yang kemudian langsung direspons oleh AS dan Israel dengan operasi militer menggunakan rudal jarak jauh yang sangat akurat.

Serangan udara tersebut diluncurkan hanya dalam waktu dua jam setelah jet tempur lepas landas. Jenazah Ali Khamenei ditemukan di bawah reruntuhan bangunan lokasi rapat setelah kompleks tersebut dihantam amunisi presisi. Pengibaran bendera merah ini diyakini akan menjadi awal dari eskalasi yang lebih berbahaya di kawasan Timur Tengah.

Hingga saat ini, suasana di kota Qom dan Teheran masih mencekam seiring dengan persiapan prosesi pemakaman dan konsolidasi militer Iran guna menentukan langkah balasan terhadap pihak agresor.

(Tribun-Video.com/Adila Ulfa Muna Risna)
Source: The Economic Times

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved