Selasa, 14 April 2026

LIVE UPDATE

Tanda-tanda Perang AS-Iran Makin Dekat, Menlu Marco Rubio Minta Warga AS Segera Tinggalkan Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 12:17 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Amerika Serikat (AS) mendesak warganya untuk segera meninggalkan Iran.

Informasi ini diungkapkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio.

Rubio mengumumkan bahwa pemerintah telah menetapkan Iran sebagai "Negara Pendukung Penahanan yang Tidak Sah" pada Jumat (27/2/2026).

Atau "state sponsor of wrongful detention".

Menuduh Republik Islam menahan warga negara asing untuk mendapatkan pengaruh politik.

Peringatan itu meningkatkan retorika terhadap Teheran di tengah tuntutan konsesi.

Dalam hal ini atas program pengayaan uranium dan rudal balistiknya.

Serta peningkatan militer besar-besaran di Timur Tengah.

Ia memperingatkan tindakan lebih lanjut dapat menyusul.

Termasuk potensi pembatasan penggunaan paspor AS untuk perjalanan ke atau melalui Iran.

Rubio tegas mengatakan, Rezim Iran harus berhenti menyandera.

Selain itu segera membebaskan semua warga Amerika yang ditahan secara tidak adil di Iran.

Langkah-langkah tersebut dapat mengakhiri penetapan status beserta tindakan-tindakan terkait lainnya.

Ia mengatakan bahwa ketika rezim Iran merebut kekuasaan 47 tahun lalu.

Ayatollah Khomeini mengonsolidasikan kendali kekuasaannya dengan mendukung penyanderaan staf Kedutaan Besar AS.

Selama puluhan tahun, Iran terus menahan warga Amerika yang tidak bersalah secara kejam.

Alasannya untuk digunakan sebagai daya tawar politik terhadap negara lain.

Rubio memperingatkan bahwa tidak ada warga Amerika yang boleh bepergian ke Iran "dengan alasan apa pun".

(Tribun-Video.com/Theguardian.com)

Editor: Rifqi Khusain
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Marco Rubio   #perang   #Iran   #Amerika

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved