Mancanegara
IRGC Gelar Latihan Perang di Selat Hormuz, Siapkan Respons Militer Hadapi Ancaman AS?
TRIBUN-VIDEO.COM - Kantor berita Tasnim Iran melaporkan, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mulai melaksanakan latihan militer di Selat Hormuz, Senin (16/2/2026).
Latihan perang bertajuk "Pengendalian Cerdas Selat Hormuz," ini dilakukan satu hari sebelum dimulainya negosiasi baru antara Iran dan Amerika Serikat.
Kantor berita tersebut menambahkan kalau manuver militer IRGC tersebut terutama bertujuan untuk "menilai kesiapan unit angkatan laut Garda Revolusi".
Selain itu, latihan militer ini juga sekaligus untuk "Meninjau rencana keamanan serta skenario potensial untuk respons militer bersama dalam menghadapi ancaman keamanan dan militer di wilayah Selat Hormuz."
Baca: AS Bakal Dukung dan Bantu Serangan Israel ke Iran Jika Negosiasi Nuklir Gagal
Bersedia Pengayaan Uranium Cuma Sampai 60 Persen
Terkait negosiasi dengan AS, Teheran telah menegaskan kesiapannya untuk bernegosiasi mengenai pengayaan uranium hingga 60 persen, dengan syarat ada komitmen nyata dari AS untuk mencabut sanksi.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, mengindikasikan kalau pengerahan 40.000 tentara AS di negara-negara Teluk dan Laut Arab akan secara signifikan mengubah dinamika negosiasi.
Ia menekankan Iran siap untuk membahas pengayaan uranium 60 persen dengan Amerika Serikat, dengan syarat Washington menunjukkan niat serius untuk mencabut sanksi ekonomi yang dikenakan pada Iran.
Baca: AS Dukung Penuh Israel Gempur Iran Jika Negosiasi Nuklir dengan Teheran Gagal Temui Kesepakatan
Pernyataan-pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di Timur Tengah, di mana jumlah pasukan AS yang saat ini ditempatkan melebihi 40.000, tersebar di pangkalan-pangkalan di negara-negara Teluk dan Laut Arab.
Takht-Ravanchi memperingatkan bahwa pengerahan ini—jika dianggap sebagai ancaman eksistensial—akan dibalas dengan respons yang setimpal dari Iran.
Dia menegaskan kalau "Pangkalan Amerika di wilayah tersebut dianggap sebagai target yang sah jika terjadi serangan."
Ia menambahkan dengan tegas, "Jika terjadi serangan, situasinya akan sepenuhnya berbeda."
Dalam perkembangan terkait, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, yang memimpin delegasi diplomatik dan teknis, tiba di Jenewa untuk melakukan putaran kedua negosiasi nuklir dan mengadakan beberapa konsultasi diplomatik.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Bersedia Pengayaan Uranium Cuma 60 Persen, IRGC Gelar Latihan Tempur di Selat Hormuz
# amerika serikat # Selat Hormuz # irgc
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS Iran Aset Militer Rusak! Washington Rugi Besar Lawan Musuh, IRGC Siapkan Aturan Baru
Senin, 6 April 2026
Internasional
IRAN BERDUKA Serangan Gabungan AS Israel Tewaskan Bos Intelijen IRGC Majid Khademi
Senin, 6 April 2026
Tribunnews Update
Pusat Komando Angkatan Darat AS di Kuwait Dihantam Rudal Iran, Perusahaan Minyak Terbesar Dibom
Senin, 6 April 2026
Internasional
Frustasi Harga BBM & Biaya Hidup Tinggi Akibat Perang, Wanita AS Menangis Kesal: Gaji Saya Tetap!
Senin, 6 April 2026
Tribunnews Update
Kapal Serbu Amfibi LHA-7 AS Mundur seusai Dihantam Rudal Iran, 2 Kapal Kargo Besar Ditenggelamkan
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.