Selasa, 14 April 2026

Nasional

Said Didu Ungkap Percakapan Penting dengan Prabowo soal Ancaman Oligarki

Selasa, 10 Februari 2026 18:10 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, membeberkan isi percakapan pentingnya dengan Presiden Prabowo Subianto terkait ancaman oligarki di Indonesia.

Hal ini disampaikan Said Didu usai deklarasi Gerakan Merebut kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) yang digelar di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Said Didu memang sebelumnya telah bertemu langsung dengan Presiden Prabowo, Jumat (31/1/2026).

Pada saat itu, ia menyampaikan mengenai kondisi negara yang menurutnya sedang disandera oleh kepentingan segelintir orang.

Baca: Rieke Sentil Menkeu Purbaya soal Data BPJS PBI: Ini Bukan Kondisi yang Baik-baik Saja

Baca: KONYOL! Purbaya EMOSI soal BPJS PBI Mendadak Dinonaktifkan: Orang Cuci Darah Tiba-tiba Tak Berhak

Menurut Said, Presiden Prabowo menyambut baik gerakan tersebut dan menyatakan dukungannya untuk mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Said Didu juga menyoroti bagaimana kekuatan oligarki telah melumpuhkan peran pejabat publik di daerah.

Ia memberikan contoh konkret terkait proyek pembangunan di wilayah Banten.

Ia menambahkan jumlah orang yang merusak negeri ini tidaklah banyak, namun memiliki kekuatan finansial yang luar biasa untuk menyogok para politisi dan aparat hukum.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Said Didu Beri Pesan Menohok ke Presiden Prabowo Subianto: Bapak di Titik To Kill or To Be Killed!

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Said Didu   #oligarki   #Prabowo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved