Minggu, 19 April 2026

Mancanegara

Tak Gentar Ancaman Perang, Menlu Iran Tegaskan Tak Bakal Lepas Hak Pengayaan

Senin, 9 Februari 2026 13:23 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Teheran secara tegas menolak permintaan Washington untuk menghentikan program pengayaan uranium mereka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa negaranya tidak terintimidasi oleh ancaman perang maupun pengerahan angkatan laut AS di kawasan Teluk.

Dalam pernyataannya pada Minggu (8/2/2026), Araghchi menyebut bahwa pengayaan uranium adalah hak kedaulatan Iran yang tidak bisa didikte oleh pihak mana pun, termasuk jika situasi berujung pada konflik bersenjata.

Baca: Rangkuman Timur Tengah: Iran Tak Takut Dikepung Militer AS, Israel Serang Teheran Tanpa Restu Trump

Sikap keras ini merupakan respons terhadap desakan Donald Trump yang meminta Iran kembali ke meja perundingan dengan syarat yang jauh lebih ketat, termasuk penghentian total aktivitas nuklir di level tertentu.

Para pejabat tinggi Teheran bahkan memperingatkan bahwa agresi militer dari AS justru akan memicu Iran untuk mempercepat program nuklirnya ke level yang lebih tinggi sebagai bentuk perlindungan diri.

Di sisi lain, situasi diplomatik diprediksi akan semakin pelik seiring rencana pertemuan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan Trump di Washington pada Selasa (10/2/2026).

Pertemuan tersebut dijadwalkan akan membahas langkah-langkah pembatasan rudal balistik serta upaya memutus dukungan bagi poros Teheran di Timur Tengah.

Hingga saat ini, kedua negara masih berada dalam posisi siaga tinggi, sementara komunitas internasional terus memantau potensi eskalasi di wilayah tersebut.

(Tribun-Video.com/France24.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved