Sabtu, 11 April 2026

Tribunnews Update

Daftar Pangkalan Militer AS yang Berpotensi Jadi Target Iran jika Perang Pecah, Qatar Paling Dekat

Jumat, 30 Januari 2026 11:34 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Pasalnya, Teheran pernah mengancam akan menargetkan pangkalan tersebut jika AS menyerang terlebih dahulu.

Baca: Turki Klaim Gagalkan Operasi Mata-mata Iran, Pangkalan Militer NATO Jadi Target Sensitif

Dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (30/1/2026), AS memiliki 19 pangkalan militer di Timur Tengah.

Dari jumlah tersebut, hanya delapan yang berstatus permanen.

Pangkalan permanen itu berlokasi di Bahrain, Mesir, Irak, dan Yordania.

Baca: Iran Ultimatum AS: Seluruh Pangkalan Militer di Timur Tengah Jadi Target Jika Diserang

Kemudian Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pangkalan militer Al Udeid di Qatar menjadi yang paling terkenal sekaligus terbesar.

Pasalnya, ada sekitar 10 ribu personel yang ditugaskan di sana.

Pangkalan Al Udeid juga pernah menjadi target pembalasan Iran saat perang 12 hari pada 2025.

Baca: Trump Tarik Mundur Semua Pasukan AS, Kini Irak Ambil Alih Pangkalan Militer Washington

Sementara itu, pengerahan tentara AS pertama di Timur Tengah terjadi pada Juli 1958 ketika pasukan tempur dikirim ke Beirut. 

Pada puncaknya, hampir 15.000 marinir dan tentara Angkatan Darat berada di Lebanon.

Saat ini, jumlah pasukan AS di Timur Tengah diperkirakan mencapai 40 ribu hingga 50 ribu personel.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengklaim, mereka kini berada dalam jangkauan rudal Iran.

Baca: Trump Tarik Mundur Semua Pasukan AS, Kini Irak Ambil Alih Pangkalan Militer Washington

Hal itu dijadikan pembenaran bagi AS untuk mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln.

Menurut Rubio, Israel dan negara mitra membutuhkan pasukan AS untuk mencegah potensi serangan Iran.

"Peningkatan kekuatan militer itu bertujuan untuk melindungi rakyat kita dari apa yang bisa menjadi ancaman Iran," ujar Rubio, dikutip dari Anadolu Agency pada Jumat (30/1/2026). (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Al Jazeera dengan judul, Militer AS memindahkan aset Angkatan Laut dan Angkatan Udara ke Timur Tengah: Hal-hal yang perlu diketahui dan di Anadolu Agency dengan judul, Rubio dari AS mengatakan perubahan rezim di Iran 'jauh lebih kompleks' daripada di Venezuela

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved