Senin, 8 Juni 2026

Berita Terkini

Roy Suryo Minta Klarifikasi Terbuka soal Simpang Siur Pertemuan Eggi Sudjana dan Presiden Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 15:59 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Roy Suryo meminta Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis segera memberikan klarifikasi terbuka terkait pertemuan mereka dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah.

Menurut Roy, hingga kini masih banyak informasi simpang siur yang beredar di publik.

“Kita harus mengutamakan tabayyun, atau klarifikasi. Karena sampai sekarang masih ada kesimpangsiuran,” ujar Roy Suryo di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Senin (12/1/2026).

Roy menegaskan klarifikasi segera perlu dilakukan agar isu tidak berkembang menjadi spekulasi liar, termasuk tudingan adanya “koper miliaran” yang disebut-sebut.

“Kalau terlalu lama orang akan mempertanyakan, ini pejuang atau pecundang? Kalau kelamaan nanti malah jadi pecundang,” pungkasnya.
  Roy menyebut dirinya mendapat informasi dari sejumlah sahabat yang berkomunikasi dengan Eggi Sudjana.

Baca: Tangis Inara Rusli Ungkap Penyesalan di Depan Kamera, Akui Ingin Minta Maaf Langsung ke Mawa

Informasi itu menegaskan bahwa Eggi membantah telah meminta maaf kepada Jokowi dalam pertemuan tersebut.

Ia juga menyoroti kejanggalan lain, termasuk kehadiran dua anggota polisi aktif yang disebut menyertai Eggi.

Selain itu, Roy mempertanyakan keaslian foto pertemuan yang sempat beredar di media daring. Berdasarkan analisisnya, foto tersebut tidak autentik dan diduga hasil teknologi AI.

“Sangat aneh kok bisa-bisanya foto semacam ini beredar,” katanya.

Hingga kini, Roy Suryo mengaku belum berkomunikasi dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Sebelumnya, tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara soal isu kedatangannya ke rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah.

Damai Hari Lubis membenarkan jika dirinya dan Eggi Sudjana ke rumah Jokowi untuk melunasi 'utang' bertemu dalam agenda Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) pada 16 April 2025 lalu.

"Benar, karena Eggi minta ditemani oleh saya, dimana Eggi merasa terbebani karena saat 16 April 2025 pada waktu TPUA ke Solo agenda silaturahmi Eggi tidak hadir karena faktor sakit," kata Damai Hari Lubis kepada Tribunnews.com dikutip Minggu (11/1/2026).

"Sehingga ke Solo ini merupakan bagian langkah langkah agenda internal organisasi TPUA yang layak dijalankan," sambungnya.

Dia mengklaim, pertemuan itu dilakukan karena situasi dan kondisi yang terindikasi ada yang ingin memecah belah kekompakan TPUA oleh eksternal.

Namun, Damai Hari Lubis tak menjelaskan secara pasti siapa sosok eksternal yang dimaksud.

"Akhirnya pada titik kesimpulan faktor pecah belah ini hanya dapat diredam dengan kebijakan khusus oleh 2 orang tokoh senioren di TPUA semata demi kebaikan, berikut dengan segala beban pertangungjawaban moral organisasi kepada dan terbatas hanya kepada para tokoh pendiri TPUA," ungkapnya.

Lebih lanjut, Damai Hari Lubis menyebut tidak mau ambil pusing soal anggapan jika mereka berdua mendatangi Jokowi untuk meminta maaf mengingat status keduanya yang menjadi tersangka atas laporan Jokowi.

Menurutnya, Eggi Sudjana selaku Ketua TPUA akan memberikan klarifikasi agar isu ini tidak menjadi liar dan bisa mencegah adanya fitnah kepada mereka.

"Publik Bebas berpendapat dan ada timing tuk klarifikasi secara komprehensif," tuturnya.

Senada dengan Damai Hari Lubis, Eggi Sudjana pun tak mau banyak komentar atas isu yang berkembang soal kedatangannya ke rumah Jokowi itu.

"Jumat depan insyaaAllaah saya jelaskan ya," ungkapnya kepada Tribunnews.com.  

(Tribun-Video.com/Tribunnews)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Titis TiaraDewi
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved