Senin, 20 April 2026

Prakiraan Cuaca

Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Kamis 8 Januari 2026, Ada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Rabu, 7 Januari 2026 21:32 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM —  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar wilayah yang berpotensi menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (7/1/2026) hingga Kamis (8/1/2026).

Dalam laporannya, BMKG menyebutkan bahwa sejumlah wilayah di Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa berpeluang mengalami peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Kondisi tersebut dipicu oleh beberapa faktor atmosfer, antara lain La Nina yang berada pada fase lemah, angin Monsun Asia yang menguat, serta keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau di sekitar wilayah Indonesia.

“Perpaduan faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat 7-8 Januari

Dilansir dari Peringatan Dini Cuaca Indonesia BMKG, berikut ini wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 7-8 Januari 2026:

Rabu, 7 Januari 2026

1. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Daerah Istimewa Yogyakarta
Jawa Timur
Nusa Tenggara Barat
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat Daya
Papua Barat
Papua
Papua Selatan.

2. Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat

Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Sulawesi Selatan
Papua Tengah
Papua Pegunungan.

3. Wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang

Kepulauan Riau
Maluku.

4. Wilayah Kabupaten/Kota yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat

Nusa Tenggara Timur: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya
Kalimantan Barat: Kayong Utara, Ketapang
Kalimantan Tengah: Kabupaten Kapuas, Barito Selatan dan Barito Timur
Kalimantan Selatan: Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Kotabaru
Sulawesi Selatan: Kabupaten/Kota Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar
Papua Tengah: Deiyai, Mimika, Paniai
Papua Pegunungan: Jayawijaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga.

Kamis, 8 Januari 2026

1. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat

Sumatera Utara
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat Daya
Papua Barat
Papua.

2. Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat

Aceh
Sumatera Barat
Kepulauan Bangka Belitung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Papua Tengah
Papua Pegunungan
Papua Selatan.

3. Wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang

Kepulauan Riau
Maluku.

4. Wilayah Kabupaten/Kota yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat

Aceh: Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya,
Subulussalam, Nagan Raya

Sumatera Barat: Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Dharmasraya
Kepulauan Bangka Belitung: Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung Timur.

Banten: Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang
DKI Jakarta: Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Jawa Barat: Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten
Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan.

Nusa Tenggara Timur: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo,
Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya
Sulawesi Selatan: Kabupaten/Kota Pangkep,
Maros, Gowa.

Papua Tengah: Deiyai, Mimika, Paniai

Papua Pegunungan: Kabupaten Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Jayawijaya Lanny Jaya.

Papua Selatan: Kabupaten Asmat, Merauke dan Boven Digoel.

Penyebab hujan lebat dan angin kencang

Berdasarkan analisis BMKG, potensi hujan lebat dan angin kencang dipicu oleh aktivitas dinamika atmosfer pada skala global, regional, hingga lokal.

Pada skala global, fenomena ENSO terpantau menguat pada fase negatif, yang mengindikasikan kondisi La Nina lemah.

“Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia,” ungkap BMKG.

Selain itu, aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) diperkirakan aktif dalam sepekan ke depan.

Fenomena ini diperkuat oleh keberadaan Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator, yang turut berkontribusi meningkatkan aktivitas konveksi serta peluang terjadinya hujan.

Faktor berikutnya adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S yang kemudian berkembang menjadi Siklon Tropis Jenna sejak Senin (5/1/2026).

Siklon Tropis Jenna terpantau terbentuk di Samudra Hindia barat daya Lampung dan bergerak ke arah selatan dengan kecepatan angin mencapai 35 knot.

Kemunculan sistem ini secara tidak langsung memicu peningkatan gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat, terutama di wilayah Sumatera bagian selatan serta Jawa bagian barat.

(Tribun-Video.com/Kompas)

 

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved