Tribunnews Update
Soal Pria Bersimbah Darah di Semarang Utara, Bukan Korban Pengeroyokan tapi Ribut Kakak Beradik
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Polsek Semarang Utara buka suara soal insiden pria bersimbah darah yang sempat menggegerkan warga Jalan Petek, Purwosari pada Minggu (4/1/2026) lalu.
Ketua Tim Elang Polsek Semarang Utara, Aiptu Agus Supriyanto menyebut jika kejadian tersebut merupakan keributan antar kakak beradik yang kerap terjadi di lokasi.
Pernyataan ini sekaligus menepis dugaan insiden pengeroyokan maupun pembacokan yang sempat diduga terjadi kepada korban.
Informasi ini disampaikan oleh Aiptu Agus pada Senin (5/1).
Pria yang akrab disapa Agus Arab itu menjelaskan, dua pria yang terlibat diketahui bernama Jamal dan Ahmad, kakak beradik yang tinggal di kawasan Jalan Petek.
Baca: Tragedi Maut di Tol Batang-Semarang! Muatan Besi Truk Mendadak Lepas Hantam 2 Mobil, 1 Orang Tewas
Dalam insiden terbaru yang terjadi tadi malam, Ahmad yang merupakan adik, mengalami luka di bagian kepala setelah diserang kakaknya, Jamal.
Menurut keterangan awal yang diterima polisi, keributan dipicu oleh kondisi keduanya yang berada di bawah pengaruh minuman keras.
Kemudian terkait luka yang dialami korban, Agus menyebut pihaknya belum dapat memastikan benda apa yang digunakan karena korban masih menjalani perawatan medis.
Saat ini, kasus tersebut belum masuk penanganan penuh Polsek Semarang Utara lantaran korban masih dirawat dan beristirahat di rumah sakit.
Sementara itu, foto yang beredar luas di media sosial dan sempat dikaitkan dengan narasi pengeroyokan disebut Agus merupakan foto di lokasi saat ambulans datang, bukan dokumentasi tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam.
Baca: Tradisi Lempar Lumpur di Desa Sendang, Semarang, Warga Saling Melempar Lumpur di Sawah saat Panen
Sebagai informasi, seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di sebuah rumah tak jauh dari deretan warung makan di Jalan Petek, Purwosari, Semarang Utara, Kota Semarang.
Korban yang saat itu belum diketahui identitasnya, diduga menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan.
Tim medis dari Ambulans Hebat yang menerima laporan, datang dan langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Eko (34), penjual nasi goreng yang warungnya berada tepat di dekat lokasi kejadian, menceritakan peristiwa itu.
Menurut dia, korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan tangan.
Kehadiran ambulans sempat menyedot perhatian warga yang khawatir dengan situasi keamanan di lingkungan tersebut.
Baca: Duel Maut di Martapura, Dayat Tewas Mengenaskan Dihajar gegara Pelaku Sakit Hati Diejek & Ditantang
Kericuhan yang terjadi memicu keresahan warga hingga penduduk melakukan patroli di lokasi.
Ratusan warga dilaporkan aktif berpatroli buntut insiden berdarah tersebut.
Warga akan melaporkan setiap kejadian mencurigakan ke pihak kepolisian.
Sementara itu, di Semarang UtaraTim Resmob Elang Utara langsung terjun ke lokasi untuk memberantas kejahatan dengan senjata tajam yang ada di lokasi.
(Tribun-Video.com/TribunJateng.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Bukan Pengeroyokan, Kronologi Kericuhan di Jalan Petek Semarang Libatkan Kakak Beradik Mabuk
Reporter: Putri Dwi Arrini
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribun Jateng
Terkini Daerah
Harapan Ayah di Balik Tragedi Kakak Tewas Dibunuh Adik di Semarang, Minta Pelaku Dihukum Ringan
5 hari lalu
Live Tribunnews Update
Tragedi Kakak Tewas di Tangan Adik Kandung di Kota Semarang, Ayah Minta Pelaku Dihukum Ringan
5 hari lalu
Live Tribunnews Update
Kronologi Adik Tikam Kakak Kandung hingga Tewas seusai Pesta Miras di Semarang Gegara Tersinggung
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Ngadi Si Nasabah Malah Lupa Punya Utang Rp 2 Juta seusai Kena Teror DC Pinjol Datangkan Damkar
6 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Nasib Fenando DC Pinjol Nekat Prank Damkar Semarang, Perusahaan Beri Sanksi Tegas: Inisiatif Pribadi
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.