Tribunnews WIKI
Selat Sunda - Memisahkan Pulau Jawa dan Sumatra
TRIBUN-VIDEO.COM - Selat Sunda merupakan selat yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatra di Indonesia.
Selain itu Selat Sunda juga menghubungkan laut Jawa dengan Samudera Hindia.
Selat Sunda juga berfungsi sebagai satu di antara dua lintasan utama yang mengalir dari Laut China Selatan kemudian menuju Samudera Hindia.
Selat Sunda menjadi jalur pelayaran penting.
Sempitnya selat dan batu karang dapat berbahaya bagi kapal yang berlayar di Selat Sunda.
Selain itu luas Selat Sunda lebih pendek dari Selat Malaka.
Legenda Selat Sunda
Konon, Selat Sunda menyimpan sebuah legenda.
Pada jaman dahulu, terdapat sebuah kerajaan dan dipimpin oleh seorang raja bernama Prabu Rakata.
Prabu Rakata memiliki dua orang putra yang bernama Raden Sundana dan Raden Tapabaruna.
Kala itu Pulau Sumatra dan Pulau Jawa masih menjadi satu bagian.
Kemudian Raja memiliki niatan untuk menyepi dan membagi wilayah kerajaan menjadi dua bagian.
Hal tersebut dilakukan agar dapat dibagi adil kepada kedua putranya.
Selain itu agar tidak ada perselisihan antara kedua putra Prabu Rakata.
Di bagian timur akan menjadi daerah kekuasaan Raden Sudana.
Sementara di bagian barat akan menjadi kekuasaan Raden Tapabaruna.
Keputusan Prabu Rakata disepakati oleh kedua anaknya.
Setelah itu Prabu Rakata menyepi dengan membawa sebuah guci kesayangan Prabu Rakata.
Beberapa tahun saat Prabu Rakata menyepi, terjadi perang antar kedua putranya.
Raden Sundana menyerang kerajaan milik Raden Tapabaruna untuk merebut dan menguasai wilayah tersebut.
Prabu Rakata pun mengetahui hal tersebut dan kemudian kembali ke kerajaan.
Kedua putra Prabu Rakata dipanggil, hal tersebut membuat Prabu Rakata marah dan menyuruh kedua putranya berdiri di wilayah kekuasaan masing-masing dengan pasukan dibelakangnya.
Sebelumnya Prabu Rakata telah mengisi guci dengan air laut.
Prabu Rakata pun menyiramkan air ke dalam guci tersebut ke permukaan bumi tepat di tengah-tengah kedua putranya.
Lalu, guci Prabu Rakata diletakkan di tengah tempat yang disiram air laut.
Hal tersebut menjadi awal sejarah terbentuknya Selat Sunda.
Sementara guci tersebut berubah menjadi gunung yang disebut dengan Gunung Krakatau.
Kisah legenda Selat Sunda telah menjadi kepercayaan masyarakat.
Pada tahun 1883, Gunung Krakatau meletus dan menelan korban sebanyak 36.500 orang.
Konon katanya, letusan Gunung Krakatau terdengar hingga Australia.
Wilayah Selat Sunda
Selat Sunda memisahkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa.
Di sebelah barat Selat Sunda ialah Banten.
Sementara di sebelah timur Selat Sunda ialah Bandar Lampung.
(Tribunnewswiki.com/Afitria Cika)
ARTIKEL POPULER:
Baca: Gunung Tangkuban Parahu, Gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat dengan ketinggian 2 084 mdpl
Baca: Gunung Kerinci, Gunung yang Terletak di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dengan Ketinggian 3805 md
Baca: Gunung Sindoro, Gunung Bertipe Stratovolcano di Wilayah Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo
TONTON JUGA:
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tribunnews Update
Prabowo Sebut Kunci Selat Hormuz Dipegang 1 Negara, Tapi 70% Perdagangan Energi Asia Lewat Laut RI
Rabu, 8 April 2026
Local Experience
Gunung Anak Krakatau, Gunung Berapi Aktif di Selat Sunda yang Memicu Tsunami Banten Lampung
Senin, 6 April 2026
LIVE UPDATE
KMP Amarisa Terbakar saat Berlayar di Selat Sunda, ASDP Pastikan Seluruh Penumpang Selamat
Selasa, 27 Januari 2026
Live Update
Detik-detik Penumpang Kapal Terjun ke Laut Selat Sunda, Upaya Tim SAR Mencari 2 Hari Belum Ketemu
Minggu, 7 Desember 2025
Tribunnews Update
Waspada! Megathrust Selat Sunda Bisa Picu Gempa Dahsyat M 9 & Tsunami Lebih Tinggi Dibanding Aceh
Jumat, 16 Agustus 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.