Terkini Nasional
Warga Aceh Tamiang Mengaku Lapar Berhari-hari, Ferry Irwandi: ‘Siapa Bilang Baik-baik Saja?’
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Influencer sekaligus YouTuber Ferry Irwandi tak kuasa menahan tangis saat tiba di wilayah bencana Kabupaten Aceh Tamiang.
Dengan suara bergetar, Ferry tersentak melihat kondisi mencekam di sana.
Ferry semakin terkejut saat mendengar curhatan warga korban banjir di Aceh Tamiang.
Ternyata selama berhari-hari, warga Aceh Tamiang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten maupun nasional.
Alhasil, untuk sehari-hari warga Aceh Tamiang menahan lapar.
Untuk minum, warga Aceh Tamiang terpaksa meminum air banjir yang dicampur teh.
Baca: Gubernur Aceh Datangkan Tim dari China untuk Lacak Mayat Korban Banjir: Mereka Punya Alat Canggih
“Semuanya di sini, keadaannya mengerikan. Orang-orang enggak makan berhari-hari. Orang susah banget minum. Mereka minum dari air banjir yang dikasih bubuk teh supaya tidak bau,” ungkap Ferry Irwandi usai tiba di Aceh Tamiang hari ini, Jumat (5/12/2025).
Di tengah korban banjir, Ferry bersuara lantang.
Bahwa untuk pihak yang menyebut kondisi di Aceh Tamiang baik-baik saja, ucapan itu adalah bohong belaka.
Sebab kondisi yang Ferry lihat di Aceh Tamiang adalah sebaliknya.
“Mencekam. Yang bilang ini tidak mencekam, Anda jangan ke pinggir kota,” pungkas Ferry Irwandi.
Sembari curhat, warga setempat pun mengurai kondisi wilayahnya pascabanjir bandang sejak akhir November 2025.
Kata warga setempat, saking tak adanya bantuan yang datang, korban banjir-lah yang akhirnya saling membantu korban lainnya.
Baca: Misi Tuntas, Dedi Mulyadi Keliling Sumbar-Aceh 3 Hari untuk Salurkan Bantuan Rp 7 M ke Korban Banjir
“Bukan warga bantu warga, tagline hari ini adalah korban bantu korban. Relawan kami yang turun hari ini adalah korban juga, Bang. Yang bertugas hari ini korban juga,” ungkap warga setempat.
“Aceh enggak baik-baik saja,” ujar warga lainnya.
Lebih lanjut, korban lainnya pun mengurai fakta mengejutkan soal belum adanya bantuan dari pemerintah nasional.
Ya, setelah satu minggu wilayahnya diterpa banjir, Aceh Tamiang hingga kini belum mendapat bantuan dari pusat.
“Saya belum dapat bantuan. Orang ini belum dapat bantuan. Kecuali kemarin dari dana desa untuk beli beras, cuma beras aja yang kami dapat,” ujar warga setempat.
“Bantuan nasional belum ada?” tanya Ferry.
“Belum,” ujar warga.
“Bantuan dari pusat? Pemerintah? Kabupaten belum ada?” tanya Ferry lagi.
“Belum ada,” pungkas warga.
Bawa Bantuan Rp10 Miliar
Pilu mengetahui kondisi tersebut, Ferry pun mengumumkan hal penting di depan warga Aceh Tamiang.
Bahwa ia bisa ke sana karena bantuan dari seluruh masyarakat Indonesia.
Ya, Ferry Irwandi berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp10 miliar yang berasal dari patungan warga Indonesia.
Sambil menangis, Ferry pun mengurai dukungan masyarakat untuk warga Aceh Tamiang.
“Dari seluruh Indonesia, karena merasa sedih, merasa terluka juga atas apa yang terjadi sama Bapak Ibu semua. Mereka semua kompak, Bapak Ibu. Mereka sumbangan, dan dana sumbangannya sampai Rp10 miliar,” kata Ferry.
Secara khusus, Ferry meminta agar warga Aceh Tamiang tetap kuat di tengah bencana.
“Berita baiknya, seluruh masyarakat Indonesia peduli Bapak Ibu semua. Bertahan ya, Bapak Ibu semua,” pinta Ferry.
“Siap,” ujar warga.
Terkait kondisi Aceh Tamiang, Ferry kembali memberikan kabar terbaru.
Hal itu dilakukan Ferry agar pemerintah pusat segera memberikan atensi.
“Sore ini kami masuk lebih dalam di wilayah Tamiang, dan keadaannya semakin buruk. Masyarakat krisis air bersih, hilang listrik dan pencahayaan. Infrastruktur, tiang listrik, jalan, jembatan runtuh—semuanya hancur,” pungkas Ferry.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Suara Bergetar Ferry Irwandi Ungkap Kondisi Mencekam Aceh Tamiang, Warga Terpaksa Minum Air Banjir
#tangis #lapar #warga #banjir Ferry Irwandi
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews Bogor
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
TANGIS HISTERIS Ayah Vica Peluk Peti Jenazah Putrinya di RS Polri, Sempat Hilang seusai Jadi Korban
Rabu, 29 April 2026
Nasional
Isak Tangis Keluarga Warnai Proses Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026
Nasional
ISAK TANGIS 9 Siswa SMAN 1 Purwakarta saat Bersimpuh di Hadapan Bu Atun Guru yang Dihinanya
Sabtu, 25 April 2026
LIVE UPDATE
Beraksi di 48 TKP, Dua Pelaku Maling Motor Dibekuk di Kendari, Minta Maaf ke Korban Janji Kooperatif
Senin, 20 April 2026
Tribunnews Update
Sosok Joko Catur Plantation Head KPN, yang Jadi Korban Kecelakaan Helikopter di Sakadau Kalbar
Sabtu, 18 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.