TRIBUNNEWS UPDATE
PDIP soal Ancaman Prabowo Copot Menteri 'Nakal', Usul Pakai Parameter KPI di Kabinet Merah Putih
TRIBUN-VIDEO.COM - PDIP menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan tak segan mencopot menteri kabinet yang bekerja dengan tidak benar.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah memberikan usul kepada Prabowo untuk menggunakan indikator kerja yang teruktur dan objektif.
Seperti menggunakan Key Performance Indicator (KPI) dalam mengevaluasi para menteri Kabinet Merah Putih.
Said mengatakan sejatinya presiden memiliki hak prerogatif untuk melakukan evaluasi atas kinerja para menteri.
Sebab mereka dipilih dan diangkat oleh presiden dan menjalankan tugas sebagai pembantu kepala negara.
Dengan demikian reshuffle kabinet merupakan kepentingan strategis presiden.
Pernyataan itu disampaikan Said Didu pada Minggu (19/10).
Menurut Said jika Kabinet Merah Putih menggunakan penilaian berdasarkan KPI, maka bisa mengukur progres kerja menteri setiap enam bulan sekali dengan objektif.
Said menilai penilaian kerja berbasis KPI akan sangat bagus dan menteri yang terkena evaluasi tidak merasa kecewa karena terdapat data yang mencatat bahwa kinerjanya kurang baik.
"Dengan dasar demikian saya kira tidak akan ada menteri merasa kecewa jika kena reshufle karena kinerjanya yang tidak baik," ungkap Said. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Ancam Copot Menteri Setelah 3 Kali Diberi Peringatan, PDIP: Gunakan Parameter KPI
Baca: Momen Prabowo Tanya ke Menkeu Purbaya: Anda Sudah Punya Gelar Profesor? Sebentar Lagi Lah
Baca: Penampakan Uang Rp13 T Diserahkan Kejagung ke Negara, bak Piramid Lebih Tinggi dari Presiden Prabowo
#PDIP #Prabowo #AncamanPrabowo #CopotMenteri #KinerjaMenteri #KPI #KabinetMerahPutih #PolitikIndonesia
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Surat Terbuka Connie Bakrie ke Prabowo: Izin Terbang Militer AS Berisiko Seret RI ke Pusaran Konflik
7 jam lalu
Terkini Nasional
Deal Energi! Bahlil Ungkap RI Dapat Pasokan Minyak Rusia Usai Pertemuan Prabowo-Putin
8 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Kades di Lumajang usai Dibacok 15 Orang di Rumahnya saat Terima Tamu, Polisi Buru Pelaku
10 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Berterima Kasih ke Rakyat Indonesia atas Donasi Rp 9 Miliar untuk Teheran Imbas Perang Lawan AS
10 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Roy Suryo Cs Gelar Demo di Depan DPR, Tuntut Adili Jokowi atas Kasus Ijazah hingga Makzulkan Gibran
11 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.