Live Update
Usai Dapat Dukungan Trump, Netanyahu Hadiri Sidang Korupsi dengan Santai
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menjadi sorotan publik usai muncul di Pengadilan Distrik Tel Aviv untuk melanjutkan sidang kasus dugaan korupsi yang telah menjeratnya sejak Mei 2020.
Kehadirannya kali ini menjadi perhatian, bukan hanya karena posisi politiknya yang tinggi, tapi juga karena sikap santainya saat memasuki ruang sidang setelah absen selama sebulan.
Saat tiba di pengadilan, Netanyahu terlihat senyum-senyum. Ia didampingi sejumlah menteri dan anggota Knesset dari Partai Likud, partai yang juga ia pimpin, seolah ingin menunjukkan bahwa dukungan politik di tubuh partainya masih kuat meski tengah dilanda skandal.
Baca: Rangkuman Hamas-Israel: AS Bela Hamas soal Gencatan Senjata Gaza hingga Drone Israel Gempur Lebanon
Momen itu menjadi sorotan, terutama karena Netanyahu tampak tanpa tekanan meski tengah menghadapi tiga kasus korupsi besar yang telah membayangi karier politiknya.
Banyak pihak menilai ekspresi santai dan “cengar-cengir” Netanyahu merupakan strategi pencitraan politik, untuk menunjukkan keyakinan diri bahwa proses hukum ini tidak akan menjatuhkannya dari kursi kekuasaan.
Kehadiran Netanyahu di pengadilan bertepatan dengan meningkatnya dukungan dari sejumlah pejabat tinggi, termasuk Presiden AS Donald Trump.
Dalam keterangan resmi yang dikutip Anadolu, Trump pada awal pekan lalu secara terbuka meminta Presiden Israel Isaac Herzog untuk memberikan pengampunan kepada Netanyahu.
Baca: BREAKING NEWS: PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert dan Jajaran Staf Pelatih Timnas Indonesia
Trump dan Netanyahu selama ini dikenal memiliki hubungan dekat dan pandangan politik yang serupa terutama dalam isu keamanan, nasionalisme, dan kebijakan terhadap Palestina serta Iran.
Keduanya sama-sama menonjolkan citra pemimpin kuat yang menentang tekanan global dan sering menuduh media serta lembaga hukum sebagai alat politik lawan mereka.
Trump menilai, Netanyahu layak mendapatkan pengampunan karena telah “bekerja keras menjaga keamanan Israel dan stabilitas Timur Tengah”.
Dalam pandangan Trump, proses hukum terhadap Netanyahu dianggap terlalu politis, mirip dengan tuduhan yang selama ini ia lontarkan terhadap penyelidikan kasusnya sendiri di AS.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Reporter: Yustina Kartika Gati
Video Production: Agilio OktoViasta
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Tak Terima Diisukan Stok Senjata Menipis, Trump Pamer Amunisi Melimpah Kapal Perang Siap Tempur
2 jam lalu
Tribunnews Update
Trump Perintahkan Tembak & Bunuh Kapal Penebar Ranjau di Selat Hormuz, Iran Dikepung Tekanan AS
2 jam lalu
Mancanegara
Rusia Ejek Trump soal Gencatan Senjata Diperpanjang Sepihak: AS Kalah Telak di Agresi!
12 jam lalu
Internasional
Rangkuman AS-Iran: HAMPIR KIAMAT! Jenderal AS Gagalkan Nuklir Trump Saat Pasukan Iran Siaga Perang
12 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.