Senin, 27 April 2026

Tribun Video Update

7 Hari Shutdown di Amerika Serikat, 3.000 Penerbangan harus Delay karena Kekurangan Staf

Jumat, 10 Oktober 2025 12:43 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sekitar 3.000 penerbangan di berbagai bandara utama Amerika Serikat (AS) kembali mengalami penundaan pada Selasa (7/10/2025).

Kondisi ini terjadi untuk hari kedua berturut-turut akibat kekurangan staf pengatur lalu lintas udara imbas penghentian kegiatan federal (government shutdown).

Badan Penerbangan Federal (FAA) menyebut keterbatasan staf memaksa mereka mengurangi jumlah penerbangan per jam di Bandara Internasional Chicago O’Hare.

Akibatnya, rata-rata keterlambatan mencapai 41 menit.

Masalah serupa juga terjadi di Houston, Dallas, Nashville, Newark, dan Washington Reagan.

Data dari situs pelacakan penerbangan FlightAware mencatat lebih dari 3.000 penerbangan tertunda di seluruh wilayah AS.

Di Chicago O’Hare saja, lebih dari 570 penerbangan mengalami delay, mewakili sekitar 20 persen total operasional harian.

Maskapai Southwest Airlines menunda lebih dari 500 penerbangan, sedangkan American Airlines lebih dari 400.

Cuaca buruk di beberapa negara bagian turut memperparah situasi.

Krisis ini terjadi seiring shutdown pemerintah AS yang telah memasuki hari ketujuh.

Sekitar 13.000 pengatur lalu lintas udara dan 50.000 petugas keamanan bandara (TSA) masih diwajibkan bekerja tanpa menerima gaji.

(Tribun-Video.com)

Baca: Penerbangan Delay Parah Buntut Government Shutdown AS, Krisis Petugas Pengatur Lalin Udara

Baca: Pertama dalam 7 Tahun, Amerika Gagal Akhiri Shutdown! Kolaps & Kekacauan Massal Mengintai Washington

#AmerikaSerikat #Shutdown #AS #PenerbanganDelay #BreakingNews #BeritaTerkini #BeritaDunia #BeritaInternasional #KrisisTransportasi #EkonomiAS #BandaraAS #PolitikAS #NewsToday #USA #ShutdownAS #UpdateBerita #TransportasiAmerika #Biden #FederalShutdown #KrisisAmerika

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Tita Amadhea
Video Production: Reka Alfa
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved