Tribunnews Update
Pernyataan Tomy Winata soal Pengacaranya yang Serang Hakim PN Jakarta Pusat
TRIBUN-VIDEO.COM - Diketahui telah dilakukan penyerangan terhadap dua hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, yakni HS dan DB oleh pengacara Tomy Winata, Desrizal.
Tindakan penyerangan tersebut dilakukan Desrizal di ruang pengadilan dalam sebuah sidang perkara perdata pada Kamis (18/7/2019).
Tomy pun menyampaikan beberapa pernyataan seperti ungkapan penyesalan hingga permintaan maaf mengenai tindakan yang dilakukan pengacaranya tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, berikut inilah sejumlah pernyataan Tomy Winata:
1. Tomy Menyesali Pengacaranya Serang Hakim
Juru bicara Tomy Winata, Hanna Lilies, menyampaikan bahwa ungkapan penyesalan ini seharusnya tidak terjadi.
Ia juga tidak mengetahui apa alasan DA melakukan penyerangan itu.
Diketahui, kejadian kekerasan itu bermula ketika majelis hakim yang menangani perkara tengah membacakan pertimbangan putusan.
Kemudian, DA beranjak dari kursinya dan mendekati majelis hakim yang membaca pertimbangan putusan, selanjutnya ia menyerang menggunakan ikat pinggang.
2. Permintaan Maaf dari Tomy Winata
Setelah menyesalkan perbuatan yang dilakukan pengacaranya, Tomy Winata pun meminta maaf kepada pihak yang menjadi korban kekerasan.
Selain itu, Tomy Winata mengimbau DA agar dirinya menaati aturan hukum yang berlaku.
3. Percepat Kepulangan ke Indonesia
Mengetahui kabar pengacaranya melakukan penyerangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Tomy Winata disebut mempercepat kepulangannya ke Indonesia.
Sementara pihak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah melaporkan tindakan penyerangan DA kepada kepolisian.
Dikabarkan bahwa DA telah dibawa ke polisi.
4. Tomy Winata Terkejut DA Tidak Pernah Temperamental
Tak hanya itu, Tomy Winata mengaku terkejut atas tindakan yang dilakukan pengacaranya, DA.
Menurut Tomy, pengacaranya dikenal sebagai orang yang tidak temperamental.
Sementara itu, dua hakim yang menjadi korban kekerasan DA dikawal petugas keamanan menuju rumah sakit untuk divisum.
(Tribun-Video.com / Ruth Aurora Chintya Natasha Iswahyudi)
ARTIKEL POPULER:
Viral Skripsi Paling Tebal di Kampus ITS, Sampai 3.045 Halaman
Bagus Permadi Ungkap Kesedihan Pasca Ibundanya, Nunung Diciduk Kepolisian
Motif Pembunuhan hingga Keterangan Istri Korban, Ini 4 Fakta Kasus Tewasnya Presenter TVRI
Reporter: Ruth Aurora Chintya Natasha Iswahyudi
Videografer: Tri Hantoro
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Antisipasi Amerika Serikat jika Negosiasi Iran Tak Kunjung Deal, Langsung Ungkap Ancaman Besar
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Berikan Sinyal Positif! Singgung Potensi Gencatan Senjata dengan Iran Dapat Diperpanjang
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Pihak Iran Bak Ejek Kabar soal Pasukan AS Kekurangan Makanan di Lautan, Singgung Porsi Tak Layak
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Lonjakan Harga BBM Nonsubsidi, Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Efek Daya Beli Masyarakat
Sabtu, 18 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Klaim IRGC! Tegaskan Ada 3 Syarat untuk Kapal-kapal yang Ingin Melewati Perairan Selat Hormuz
Sabtu, 18 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.