Rabu, 6 Mei 2026

Terkini Nasional

NGERINYA LAKA MAUT Bus Probolinggo 2 Kali Gagal Nanjak dan Bau Sangit

Senin, 15 September 2025 17:40 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM - Korban selamat kecelakaan bus rombongan pegawai RS Bina Sehat Jember di lereng Gunung Bromo, Probolinggo, menyebut bus yang mereka tumpangi sempat dua kali gagal nanjak hingga akhirnya rem blong dan kecelakaan terjadi.

Salah satu penumpang selamat, Muhammad Zainuri (39), mengaku bus sempat dua kali gagal menanjak sebelum akhirnya mengalami rem blong.

Zainuri, yang merupakan warga Kecamatan Puger, Jember, kini masih menjalani perawatan medis di RS Bina Sehat bersama istrinya, Evaliasari, serta dua anaknya, Zahir dan Azka.

Mereka semua ikut dalam rombongan rekreasi ke Bromo.

Bau Sangit di Dalam Bus

Menurut Zainuri, bus berangkat, Sabtu (13/9/2025) pukul 22.30 WIB dari Jember menuju Bromo.

Dalam perjalanan menuju lokasi wisata, bus sempat dua kali gagal menanjak di jalur Probolinggo.

“Ketika hampir sampai, bus itu gagal naik di daerah Sukapura, lalu coba naik lagi tapi masih gagal. Bahkan saat itu tercium bau sangit, baunya seperti ban terbakar,” ujarnya di ruang perawatan, Senin (15/9/2025).

Baca: Kisah Pilu 1 Keluarga Tewas saat Laka Maut Bus Probolinggo: Niat Berlibur Berujung Tragedi

Meski beberapa penumpang mengeluhkan bau tersebut, tidak ada yang menyampaikan langsung ke sopir.

Rombongan tetap melanjutkan perjalanan hingga tiba di lokasi penjemputan jeep di kawasan Bromo.

Sopir Jeep Sempat Ingatkan Kondisi Bus
Setelah menikmati wisata di Bromo, rombongan kembali ke bus untuk pulang. Saat itu, sopir jeep yang mengantar sempat mengingatkan kondisi bus terdengar tidak sehat.

“Soalnya ketika jemput, baunya memang tidak enak. Tapi saya tidak pikir panjang, langsung naik bus untuk bersiap pulang,” kata Zainuri.

Rem Blong Saat Menuruni Lereng Bromo

Sekitar lima menit perjalanan dari parkiran Sukapura, bus mendadak mengerem berulang-ulang. Zainuri sempat meminta sopir untuk berhenti memeriksa kampas rem dan kopling, namun permintaan itu tidak dituruti.

“Sopir hanya mengurangi kecepatan. Laju bus terasa seperti menahan rem terus, sekitar 20 km/jam. Tidak lama kemudian, rem benar-benar blong dan kendaraan meluncur semakin cepat di jalan menurun,” jelasnya.

Situasi semakin panik saat kernet dan pemandu wisata lari ke bagian belakang bus. Sementara sopir masih berusaha mengendalikan arah agar tidak menabrak banyak kendaraan lain.

“Sampai di tikungan, bus menabrak motor. Setelah itu kecepatannya makin kencang, mungkin sampai 100 km/jam karena rem blong di jalanan menurun. Saat itu saya hanya bisa pasrah,” tutur Zainuri.

Akibat kecelakaan ini delapan orang tewas dan 44 orang terluka.

Baca: SOSOK SOPIR Bus Maut Tewaskan 8 Orang di Bromo, Albahri Tahu Rem Tak Beres Sebelum Kecelakaan

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim-timur.com dengan judul Kesaksian Korban Kecelakaan Maut Probolinggo, Bus Dua Kali Gagal Nanjak dan Bau Sangit

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribun Jatim

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved