Terkini Nasional
Peran Reyhan Alias Sang Profesor Perakit Bom Molotov, Misi Sukses Demo Berakhir Rusuh
TRIBUN-VIDEO.COM - Reyhan alias RAP menjadi satu dari enam orang yang ditangkap karena diduga menghasut massa melakukan aksi anarkis saat demo di Jakarta.
Ia diciduk Ditreskrimum Polda Metro Jaya di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Senin (1/9/2025).
Reyhan menghasut massa dengan mengunggah konten tutorial membuat bom molotov di akun Instagram pribadinya dan disebar ke beberapa WhatsApp Group (WAG).
Di kelompoknya, Reyhan dijuluki sebagai "profesor" karena memiliki kemampuan membuat bom molotov.
Ia juga berperan sebagai koordinator yang menentukan tempat-tempat penyimpanan bom molotov yang kemudian diambil oleh massa.
Baca: PSI Bongkar Upaya Adu Domba Jokowi dan Prabowo: Gibran dan Jokowi Diduga Sebagai Dalang Demo!
Selain Reyhan, lima orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka penghasutan yakni Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, staf Lokataru Muzafar Salim alias MS, Syahdan Husein alias SH, KA, dan Figha alias FL.
Delpedro dan Muzafar diduga melakukan penghasutan dengan mengajak para pelajar berdemo di akun Instagram berinisial Lokataru Foundation.
Tersangka Syahdan dan KA menghasut melalui akun Instagram berinisial B, sedangka tersangka Figha melakukan siaran live di akun media sosial TikTok berinisial F.
Ade Ary menuturkan, penghasutan yang dilakukan para tersangka menimbulkan dampak kerusuhan hingga penjarahan.
Baca: TEMPUH JALUR HUKUM! Ahmad Sahroni Laporkan Kasus Penjarahan Rumahnya ke Polda Metro Jaya
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul "Profesor" Reyhan Rakit dan Tentukan Titik Penyimpanan Molotov, Misi Sukses Demo Berakhir Rusuh
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: TribunJakarta
Tribunnews Update
1.833 Kasus Narkoba Terbongkar di Awal 2026, Polda Metro Jaya Tangkap 2.485 Tersangka dalam 3 Bulan
5 hari lalu
Tribunnews Update
Kemarahan Wawan Hermawan seusai Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Rusuh Agustus 2026: Tidak Adil
6 hari lalu
LIVE UPDATE
Penambang Geruduk Gubernur Gorontalo Minta Diskresi gegara Kesulitan Jual Hasil Tambang Emas
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.