Senin, 1 Juni 2026

Live Tribunnews Update

Puan Maharani Meminta 20 Prajurit yang Aniaya Prada Lucky hingga Tewas Dihukum Seadil-adilnya

Selasa, 12 Agustus 2025 09:13 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus kematian Prada Lucky akibat dianiaya senior turut menjadi perhatian Ketua DPR RI Puan Mahari.

Ia menegaskan bahwa hubungan antara senior dan junior di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus bebas dari kekerasan.

Puan meminta proses hukum terhadap 20 tersangka dijalankan secara adil dan tuntas.

Dia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh agar peristiwa serupa tidak terulang pada masa mendatang.

Menurut Puan, penyelidikan yang telah menemukan 20 tersangka harus dilanjutkan dengan proses peradilan yang transparan.

Dalam kesempatan itu, Politikus PDI-P pun mendorong agar mekanisme pembinaan di lingkungan TNI dievaluasi.

Baca: Kakak Prada Lucky: Pihak TNI Belum Ungkap Tersangka Penganiaya Adiknya, Ternyata dari Media

Diberitakan sebelumnya, Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025) setelah menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Dia diduga dianiaya sejumlah seniornya. Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 21/Komodo, Letkol Inf Agus Ariyanto menjelaskan bahwa kasus tersebut telah ditangani penyidik Polisi Militer.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengungkapkan, 20 prajurit TNI telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, satu di antaranya adalah perwira.

Piek menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut dan menyampaikan belasungkawa.

Para tersangka saat ini diperiksa intensif oleh Detasemen Polisi Militer Kodam IX/Udayana. Proses hukum akan dilanjutkan dengan rekonstruksi kasus.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Rahmat Gilang Maulana
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved