Local Experience
Ini Rahasia Laris Manis Es Gempol Pleret HJ Sipon Pasar Gede Solo
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah hiruk pikuk Pasar Gede Solo yang legendaris, satu penjaja minuman tradisional tetap menjadi primadona dari masa ke masa: Es Gempol Pleret Hj. Sipon. Dengan citarasa khas yang menyegarkan, lapak sederhana ini selalu dikerumuni pembeli, dari warga lokal hingga wisatawan yang penasaran.
Terbuat dari tepung beras yang dibentuk bulat (gempol) dan pleret pipih yang kenyal, disiram dengan kuah santan gurih dan gula jawa cair, setiap tegukan es ini menghadirkan sensasi nostalgia yang tak tergantikan.
Selain menjaga resep asli, kunci kesuksesan Hj. Sipon ternyata juga ada pada konsistensi kualitas dan kesegaran bahan. Ia selalu menggunakan santan dari kelapa segar dan gula jawa asli, tanpa campuran pemanis buatan.
Tak heran jika es gempol pleretnya laris manis setiap hari, terutama saat cuaca Solo sedang panas-panasnya. “Kalau hari Minggu atau musim liburan, pasti ramai terus, alhamdulillah, semua laris mulai dari es gempol pleret hingga es dawetnya” ujar HJ Sipon saat di temui di lapaknya.
Bukan hanya masyarakat Solo, para pelancong pun sengaja mampir ke Pasar Gede demi mencicipi racikan es gempol pleret dari tangan dingin Hj. Sipon. Banyak dari mereka yang mengunggah pengalaman ini ke media sosial, menjadikan Es Gempol Pleret Hj. Sipon sebagai kuliner wajib coba di Kota Bengawan.
Di balik kesederhanaannya, Es Gempol Pleret Hj. Sipon menjadi bukti bahwa cita rasa tradisional yang otentik masih sangat dicintai. Rahasianya? Kejujuran dalam rasa, ketulusan dalam menyajikan, dan cinta yang melekat di setiap mangkuknya. (Tribun-video.com/Untung Sofa Maulana)
Program : Local Experience
Editor Video : Untung Sofa Maulana
#localexperience #kuliner #esgempol #kulinersolo #pasargede #jajanantradisional #solo #kulinersolo #kotabengawan #vlogkuliner
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Video
Local Experience
Perkembangan Pesat Pasar Legi Kotagede pada Masa Pemerintahan Hindia Belanda hingga Renovasi
1 hari lalu
Local Experience
Pasar Legi Kotagede Sebagai Pasar Tertua di Yogyakarta yang Telah Ada Sejak Masa Kerajaan Mataram
1 hari lalu
Local Experience
Asal Usul Pasar Gede yang Dahulu Bernama Pasar Legi dan Tempat Jual Beli di Bawah Pohon Perindang
1 hari lalu
Local Experience
Masa Sultan Agung, Ibu Kota Mataram Dipindah ke Kerto dan Kotagede Berubah Menjadi Pusat Perdagangan
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.