Tribunnews Update
Sungai Eufrat Mengering Warga Suriah Berbondong-bondong Kumpulkan Emas Terpendam Fenomena Demam Emas
TRIBUN-VIDEO.COM - Puluhan warga desa di sekitar Raqqa, Suriah, berbondong-bondong menggali tepian Sungai Eufrat yang menyusut, setelah muncul kilauan di permukaan tanah yang diduga sebagai emas, Jumat (1/8/2025).
Fenomena ini memicu suasana seperti "demam emas".
Warga mendatangi lokasi dengan membawa sekop dan perlengkapan lain, bahkan ada yang mendirikan tenda untuk menggali sepanjang hari.
Permintaan terhadap peralatan bekas tambang meningkat tajam, sementara pedagang dan calo bermunculan untuk menjual perlengkapan kepada warga.
Namun, para ahli memperingatkan bahwa kilauan tersebut kemungkinan bukan emas.
Ahli geologi Khaled al-Shammari menyebut bahwa sedimen mineral umum ditemukan di sepanjang aliran Eufrat.
Baca: Rusia Jalin Babak Baru dengan Suriah, Putin Terima Kunjungan Delegasi Pasca Rezim al-Assad Lengser
Baca: Pemilu Parlemen Pertama Suriah di September setelah Jatuhnya Rezim Assad, Digelar Tahun Ini
Ia menjelaskan bahwa hanya analisis laboratorium yang bisa memastikan apakah material tersebut benar-benar mengandung emas atau tidak.
Setelah diuji, material yang dianggap emas ternyata adalah pirit mineral logam yang kerap disebut sebagai "emas palsu".
Pirit biasa ditemukan di batu bara dan digunakan dalam industri kimia.
Meski sudah ada penjelasan ilmiah, aktivitas penggalian tetap berlangsung.
Tidak ada larangan atau pengawasan resmi dari otoritas lokal sejauh ini.
Sungai Eufrat merupakan sungai utama di Timur Tengah yang mengalir dari Turkiye ke Suriah dan Irak.
Bersama Sungai Tigris, keduanya membentuk sistem sungai terbesar di wilayah tersebut.
Penyusutan aliran Eufrat diduga disebabkan oleh kekeringan dan penggunaan air secara besar-besaran dalam pertanian serta perubahan iklim yang makin parah. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sungai Eufrat Mengering, Warga Suriah Berbondong-bondong Temukan Emas"
#sungaieufrat #suriah
Reporter: Tita Amadhea
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Sidang Lanjutan Chromebook Dibantu Penerjemah, Nadiem Makarim Hadirkan 3 Mantan Petinggi Google
4 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Bantah Klaim Trump soal Uranium, Tegaskan Tidak akan Pindah Meski Ada Klaim AS
4 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Ultimatum AS Ancam Tutup Lagi Selat Hormuz Jika Washington Masih Nekat Berlakukan Blokade
4 hari lalu
Tribunnews Update
20 Kapal Lebih Tembus Selat Hormuz, Tanker LPG Menuju ke Indonesia, Kargo Iran Ikut Lolos
4 hari lalu
Tribunnews Update
Eks Wamenaker Noel Sebut Irvian Bobby Pantas Dihukum Mati, Sidang Lanjutan Korupsi K3 Sempat Memanas
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.