Sabtu, 2 Mei 2026

Mancanegara

Netanyahu Sakit dan Minta Sidang Korupsi Ditunda, Kondisi Kesehatan Perdana Menteri Israel Disorot

Senin, 21 Juli 2025 14:23 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sedang memulihkan diri di rumah setelah didiagnosis menderita radang usus yang disebabkan oleh makanan busuk, kantornya mengumumkan pada hari Minggu.

Dia diperiksa semalam oleh Prof. Alon Hershko dari Hadassah-Ein Kerem Medical di Yerusalem dan menerima perawatan dengan cairan infus untuk dehidrasi.

Kondisinya dilaporkan baik. Sesuai anjuran dokter, Netanyahu akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan sambil tetap menjalankan urusan kenegaraan.

Peristiwa ini terjadi menyusul serangkaian masalah kesehatan yang dialami Netanyahu, 75 tahun, termasuk kolonoskopi rutin pada bulan Mei dan operasi prostat pada bulan Desember.

Kedua kali, Menteri Kehakiman Yariv Levin menjabat sebagai pelaksana tugas Perdana Menteri saat Netanyahu dibius.

Pada bulan Maret, Netanyahu menjalani operasi hernia dengan anestesi penuh dan kemudian tidak masuk kerja karena flu.

Baca: PM Israel Netanyahu Keracunan seusai Konsumsi Makanan Basi, Didiagnosis Radang Usus dan Dehidrasi

Pada tahun 2023, ia memasang alat pacu jantung setelah dokter mendiagnosis adanya masalah konduksi jantung yang sudah berlangsung lama.

Operasi itu dilakukan beberapa hari setelah ia dirawat di rumah sakit karena dehidrasi, meskipun dokter kemudian menghubungkan kejadian tersebut dengan masalah jantung yang tidak terdiagnosis.

Laporan medis publik terbaru Netanyahu, yang dikeluarkan pada Januari 2023, menggambarkannya dalam "kondisi kesehatan yang sepenuhnya normal," tanpa tanda-tanda aritmia dan alat pacu jantung berfungsi dengan baik.

Namun, dokumen tersebut bukanlah laporan kesehatan resmi pemerintah, melainkan ringkasan yang disusun oleh tim medis pribadinya.

Meskipun protokol pemerintah mendesak perdana menteri untuk merilis ringkasan kesehatan tahunan, Netanyahu tidak mengeluarkan laporan seperti itu antara tahun 2016 dan 2023, dan tidak ada satu pun yang dirilis tahun ini.

Protokol tersebut tidak mengikat secara hukum, dan dia tidak dapat dipaksa untuk mengungkapkan riwayat medisnya.

Setelah menjalani operasi prostat, Netanyahu menjadi berita utama ketika ia meninggalkan Pusat Medis Hadassah Ein Kerem meskipun dokternya keberatan untuk memberikan suaranya secara langsung atas “Undang-Undang Keuntungan Terjebak”.

RUU tersebut disahkan dengan suara 59-58. Netanyahu didampingi oleh dokternya, Dr. Zvi Berkowitz, dalam sidang pleno Knesset.

Baca: Netanyahu Tunjukkan Sikap Fleksibilitas Soal Gencatan Sandera Hamas, Para Pejabat Hati-hati

Minta Sidang Kasus Korupsi Ditunda

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sakit keracunan makanan; kesaksian di persidangan berikutnya ditetapkan pada bulan September karena sidang minggu ini dibatalkan

Setelah Netanyahu tidak hadir dalam rapat kabinet mingguan, kantornya mengatakan dia akan bekerja dari rumah selama 3 hari; karena reses musim panas, pengadilan baru dapat menggelar sidang kasus korupsi berikutnya pada bulan September.

Setelah terungkap bahwa Netanyahu tidak hadir dalam rapat kabinet mingguan pada Minggu pagi, kantornya merilis pernyataan bahwa ia sakit.

Kondisi Netanyahu dinyatakan baik setelah pengujian lebih lanjut, kata kantornya, seraya menambahkan bahwa ia menerima cairan infus setelah dehidrasi yang diakibatkan oleh penyakit tersebut.

“Sesuai dengan instruksi dokternya, Perdana Menteri akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan dan akan menjalankan urusan kenegaraan dari sana,” kata PMO.

Baca: Netanyahu Kena Semprot Trump Lagi! Sebut Pengeboman Satu-satunya Gereja di Gaza sebagai Kesalahan

Karena sakitnya, Pengadilan Distrik Yerusalem membatalkan jadwal kesaksian Netanyahu dalam persidangan pidananya pada hari Senin dan Selasa, yang berarti bahwa ia tidak akan bersaksi lagi hingga paling cepat bulan September, karena pengadilan akan memasuki masa reses musim panas minggu ini hingga tanggal 5 September.

Pengacara Netanyahu, Amit Hadad, meminta agar sidang ditunda, dan Kantor Kejaksaan Negara menyetujuinya, tetapi meminta agar ia bersaksi pada hari Rabu dan Kamis.

Namun, pengadilan mengatakan bahwa mereka membatalkan sidang tersebut daripada menundanya, karena sidang tersebut tidak dapat diadakan akhir minggu ini karena adanya konflik jadwal.

Selama masa reses, pengadilan akan beroperasi dengan kapasitas yang dikurangi.

Kesaksian Netanyahu telah berulang kali ditunda sejak dimulai pada bulan Desember tahun lalu, karena masalah medis perdana menteri, perang yang sedang berlangsung dengan Hamas di Gaza, perang dengan Iran, serta perjalanan diplomatik ke luar negeri dan tugas umum Netanyahu sebagai perdana menteri.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Netanyahu Mengalami Sakit Ini setelah Makan Makanan Basi, Minta Sidang Kasus Korupsi Ditunda

# korupsi # persidangan # Perdana Menteri Israel # Benjamin Netanyahu # Radang Usus

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Anggraini Puspasari
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved