Selasa, 12 Mei 2026

Terkini Nasional

Agam Rinjani Nyaris Batal Dapat Donasi Rp1,3 Miliar, Ini Sebabnya

Selasa, 1 Juli 2025 13:16 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Guide Gunung Rinjani yang ikut mengevakuasi pendaki asal Brazil Juliana Marins, Agam Rinjani nyaris batal mendapatkan uang donalis Rp1,3 miliar.

Pasalnya pihak platform donasi Brazil VOAA sempat berencana mengembalikan dana donasi ke para donatur.

Pembatalan donasi diumumkan oleh platform VOAA dan organisasi Razoes para Acreditar pada Senin (30/6/2025).

Alasannya ialah karena kontroversi soal potongan biaya administrasi dalam donasi tersebut seperti dimuat Kompas.com.

VOAA menyebut bahwa kampanye donasi ini awalnya dilandasi oleh niat tulus.

Namun, mereka mengakui bahwa diskusi seputar vaquinha (istilah lokal untuk penggalangan dana) telah memicu berbagai ujaran kebencian untuk platform.

“Kami memutuskan untuk segera membatalkan kampanye ini, serta mengembalikan seluruh donasi secara otomatis dan utuh kepada para donatur,” tulis VOAA.

Kontroversi biaya administrasi 20 persen Salah satu pemicu pembatalan donasi adalah pertanyaan publik terkait biaya administrasi sebesar 20 persen yang diterapkan oleh VOAA.

Meski informasi ini telah disampaikan sejak awal di situs resmi mereka, sejumlah pihak mengaku keberatan dan menganggap transparansi dana kurang memadai.

VOAA menjelaskan, biaya tersebut digunakan untuk menutupi berbagai layanan di luar sekadar penyediaan platform, termasuk proses kurasi, verifikasi cerita, produksi konten, komunikasi strategis, pengelolaan hukum dan keuangan, hingga pendampingan penuh selama kampanye berlangsung.

Baca: Jenazah Pendaki yang Tewas di Gunung Rinjani, Juliana Marins, Bakal Diautopsi Ulang di Brasil

Hal-hal tersebut, menurut VOAA, dijalankan oleh tim profesional dengan biaya tetap yang tidak sedikit. 

“Ini bukan semata-mata soal perantara donasi, tapi layanan yang komprehensif, aman, dan transparan,” jelas pihak VOAA.

Mereka juga memastikan bahwa pengembalian dana akan dilakukan secara otomatis ke metode pembayaran awal mulai Senin (30/6/2025), tanpa memerlukan tindakan lanjutan dari para donatur.

Namun demikian dimuat Tribun Lombok VOAA batal mengembalikan donasi ke donatur.

Merespons tekanan publik, Vicente Carvalho, salah satu pendiri Voaa dan Razões para Acreditar, menyampaikan dalam video resmi pada Senin malam (30 Juni 2025) bahwa mereka akan menyalurkan 100 persen dana tanpa potongan sedikit pun.

“Banyak dari kalian yang menekankan pentingnya nilai ini untuk menjangkaunya. Dan kalian benar sekali. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk mentransfer 100 persen dari jumlah yang terkumpul, tanpa potongan pajak,” kata Vicente Carvalho, co-founder Razões para Acreditar dan Voaa, dalam video yang dirilis Senin malam (30/6/2025).

Donasi ini merupakan bentuk apresiasi kepada Agam dan tim relawan yang bekerja dalam proses evakuasi jenazah Juliana, yang ditemukan empat hari setelah dinyatakan hilang di kawasan ekstrem Gunung Rinjani.

Mereka juga menyampaikan permintaan maaf kepada siapa pun yang merasa tidak nyaman, bingung, atau merasa kurang dihargai akibat polemik yang terjadi.

Awal mula Agam Rinjani terima donasi Agam dikenal luas oleh warganet Brasil setelah membagikan video saat ia mengevakuasi jenazah Juliana yang tergelincir di jurang sedalam 600 meter.

Ia juga melakukan siaran langsung saat proses evakuasi berlangsung. Dalam videonya, Agam dan tim relawan memegang tubuh Juliana agar tidak tergelincir lebih jauh sebelum evakuasi selesai.

Baca: Catatan Lima Tahun Terakhir dari Rinjani, 7 Orang Tewas dalam Perjalanan Pendakian Menuju Puncak

(Tribun-video.com)

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Fitriana Dewi
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved