Tribunnews Update
Iran Buru 'Musuh Dalam Selimut' Pasca-serangan, Minta Warga Waspada terhadap Orang yang Mencurigakan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran meluncurkan serangan besar-besaran pasca-operasi dengan Israel berakhir, Selasa (24/6).
Tujuan operasi Iran itu untuk memburu para penyusup dan mata-mata yang diyakini beroperasi dari dalam negeri.
Baca: Detik-detik Al Qassam Baku Tembak Jarak Dekat dengan Israel di Jabalia, Zionis Keok Ditandu ke Tank
Dilansir dari Kompas.com, operasi intelijen ini dilakukan secara intensif.
Selain itu, juga melibatkan publik dalam skala yang belum pernah terjadi.
Terkait upayanya itu, otoritas Iran mendesak warganya agar waspada ke orang yang berpenampilan mencurigakan.
Baca: Peringatan Abdelatty: Israel Bisa Terjerat Agresi Baru dengan Mesir Jika Kesampingkan Gencatan Gaza
Seperti orang-orang yang mengenakan topi atau kacamata hitam di malam hari.
Bahkan, Direktur Center for Human Rights in Iran, Hadi Ghaemi meminta warga setempat melaporkan
pelat nomor kendaraan yang hilang.
Selain itu melaporkan, mobil pikap dengan bak tertutup, hingga van yang beroperasi di jam-jam tidak biasa.
“Iran menyerang setiap ancaman yang dianggap membahayakan dengan kekuatan mematikan,” ujar Hadi Ghaemi, Direktur Center for Human Rights in Iran, dalam pernyataan resmi pekan ini.
Baca: Detik-detik Markas IDF Hancur Diledakkan Hamas, Helikopter Angkut Jasad Tentara Israel
Sebagai informasi, pemerintah Iran mengungkap ada jaringan mata-mata Israel, Mossad, menanamkan operatif lokal di berbagai titik dalam negeri.
Hal itu terbukti seusai ditemukan perakitan rudal di lokasi rahasia dan penemuan lebih dari 10.000 mikrodrone di ibu kota Teheran.
Rudal tersebut digunakan untuk melancarkan pembunuhan ke ilmuwan nuklir. (Tribun-Video.com/Kompas.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Perang Berakhir, Iran Makin Gencar Buru "Musuh dalam Selimut"
# TRIBUNNEWS UPDATE # Iran # intelijen # perang # Israel
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Kejagung Dalami Dugaan Mark Up Pengadaan Motor Listrik dan Sepatu yang Menyeret Dadan Cs
Rabu, 3 Juni 2026
Tribunnews Update
Selat Hormuz Memanas! Mengapa Amerika Menargetkan Pulau Qeshm Milik Iran?
Rabu, 3 Juni 2026
Tribunnews Update
Perundingan Nuklir Terancam Gagal, Iran dan AS Kian Bersitegang di Hari ke-96 Konflik
Rabu, 3 Juni 2026
Tribunnews Update
Eskalasi Konflik AS-Iran Guncang Pasar Energi, Harga Minyak Brent Tembus Level Tertinggi
Rabu, 3 Juni 2026
Tribunnews Update
5 Kali Trump Murka kepada Netanyahu, dari Kebijakan Gaza hingga Krisis Iran
Rabu, 3 Juni 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.