Local Experience
Mengenal Puputan Badung, Perlawanan Raja Bali terhadap Belanda
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Puputan Badung merupakan salah satu perlawanan raja-raja Bali terhadap Belanda. Puputan Badung adalah pertempuran habis-habisan Kerajaan Badung.
Istilah Puputan sendiri berasal dari kata "puput" yang berarti selesa, habis, atau mati. Puputan Badung menjadi salah satu perang puputan melawan ambisi Belanda menguasai Bali seutuhnya.
Peristiwa ini berawal dari insiden pada Mei tahun 1904, ketika kapal dagang milik seorang pedagang Tionghoa, Kwee Tek Tjiang, terdampar di pantai Sanur. Ia mengklaim kehilangan sejumlah besar uang dan menuntut ganti rugi dari Raja Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, yang menolak tuduhan tersebut karena percaya pada kejujuran rakyatnya.
Setelah Raja Badung menolak tuntutan ganti rugi dari Kwee Tek Tjiang, pemerintah kolonial Belanda mulai menerapkan tekanan ekonomi dan militer. Ketegangan terus meningkat hingga akhirnya Belanda melancarkan serangan pada September 1906, yang memicu keputusan rakyat Badung untuk melakukan puputan, perlawanan hingga titik darah penghabisan.
Puputan Badung menjadi simbol keberanian dan keteguhan rakyat Bali dalam mempertahankan tanah mereka dari kolonialisme.
(Kompas.com/ Lukman Hadi Subroto & Widya Lestari Ningsih)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejarah Puputan Badung: Perang Total Melawan Ekspansi Belanda di Bali
Program: Local Experience
Editor Video: Faiz Fadhilah
Video Production: Faiz Fadhilah
Sumber: Kompas.com
tribunnews update
3 Turis China dan Australia Jadi Korban Rudapaksa dalam Sepekan di Bali, Polisi Beri Peringatan
Sabtu, 28 Maret 2026
LIVE UPDATE
Tutup Celah Kebocoran PAD, Pemkab Klungkung Terapkan Tiket Digital untuk Retribusi di Nusa Penida
Jumat, 27 Maret 2026
Local Experience
Alasan Pertunjukan Reog Ponorogo Memiliki Kemiripan dengan Pertunjukan Barong di Bali
Jumat, 27 Maret 2026
Local Experience
Nggak Cuma Makan Biasa! Warung Sambal Bogor Memadukan Sensasi Kulineran Sambil Belajar Pohon Anggur
Jumat, 27 Maret 2026
LIVE UPDATE
LIVE UPDATE SIANG: 2 Pembunuh WNA Belanda di Bali Diburu Polisi, Ambulans Kosong Kena Tegur Polisi
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.