Mancanegara
Ibu Biarkan Suaminya Cabuli Anak Tiri hingga Hamil 3 Kali
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasutri di Milton Keynes, Inggris, dipenjara pihak kepolisian karena sudah melakukan tindakan tak senonoh kepada anak tiri mereka.
Dikutip dari The Sun, Rabu (13/6/2019), mereka adalah pasangan Mary Louisa Andrews (50) dan Anokye Andrews (44).
Anokye Andrews tega mencabuli anakn tirinya hingga hamil tiga kali.
Mirisnya, sang ibu tiri membiarkan suaminya tersebut melakukan tindakan cabulnya hingga bertahun-tahun.
Sang paman korban, Stefan Gray, mengutuk keras atas tindakan yang dilakukan pelaku.
"Aku senang dia di penjara karena aku akan membunuhnya. Itu keponakan saya, dia telah melakukan ini," ujar Gray.
Korban dihamili oleh pelaku hingga 3 kali.
Pelaku pertama kali mencabuli korban pada usianya 10 tahun.
Korban hamil pertama kali pada umur 12 tahun.
Korban sempat dipaksa melakukan aborsi dan diperkosa sejak tahun 2000.
Anokye dipenjara 20 tahun atas tindakan pencabulannya tersebut.
sedangkan sang istri, Louisa dipenjara selama tiga tahun karena membiarkan tindakan cabul tersebut terjadi. (Tribun-video.com/TDW)
ARTIKEL POPULER:
Viral Penjual Rujak Cingur Kasih Harga Rp60 Ribu, Lontong Rp15 Ribu dan Es Teh Rp15 Ribu
Sempat Salah Tangkap, Polisi Kini Berhasil Ciduk Pria yang Ancam Bunuh Jokowi & Wiranto
Ayah Tendang Anaknya yang Berusia 11 Tahun karena Tak Diberi saat Meminta Uang THR Rp34 Ribu
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
Tak Ada Dukungan Eropa! Rencana Trump Blokade Selat Hormuz Ditentang Inggris hingga Prancis
2 hari lalu
Berita Terkini
Inggris Enggan Terlibat Blokade AS di Selat Hormuz, Fokus pada Kebebasan Navigasi
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Klaim Negara Teluk akan Bantu Blokade Hormuz, Inggris Tegaskan Tak Ikut Operasi Militer AS
3 hari lalu
Tribunnews Update
Sekutu AS Berkurang! Inggris Tolak Bantu Washington Blokade Selat Hormuz, Power Trump di NATO Lumpuh
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Inggris Kecam Iran, Tak Setuju Penarikan Tarif Kapal yang Melintas Selat Hormuz: Langgar Hukum Laut
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.