Local Experience
Yadnya Kasada: Tradisi Sakral di Lereng Bromo yang Penuh Makna
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia dikenal sebagai negeri yang memiliki banyak kearifan lokal berupa upacara adat atau tradisi dari masing-masing daerah.
Salah satu upacara adat yang masih dilestarikan hingga kini adalah Upacara Kasada atau Yadnya Kasada.
Upacara Kasada berasal dari Jawa Timur, tepatnya di Gunung Bromo, tempat tinggal Suku Tengger.
Upacara adat ini merupakan hari raya bagi masyarakat Tengger penganut ajaran Hindu Dharma.
Dalam pelaksanaannya, Yadnya Kasada dilakukan dengan menggelar sesembahan berupa sesaji kepada Sang Hyang Widhi, sebagai manifestasi dari Batara Brahma.
Upacara Kasada dilaksanakan pada hari ke-14 bulan Kasada menurut penanggalan tradisional masyarakat Tengger.
Tanggal pelaksanaan Upacara Kasada itu bertepatan dengan tanggal 20 Juli setiap tahunnya.
Yadnya Kasada sudah digelar secara turun temurun sejak Kerajaan Majapahit masih eksis beberapa ratus tahun silam.
Asal-usul Upcara Kasada erat kaitannya dengan legenda Rara Anteng dan Jaka Seger.
Kedua sosok ini juga menjadi nenek moyang Suku Tengger, yang berasal dari gabungan nama keduanya, yaitu Anteng dan Seger menjadi Tengger.
Konon Rara Anteng merupakan putri Prabu Brawijaya, Raja Majapahit. Sedangkan Jaka Seger adalah anak seorang Brahmana asal Kediri.
Setelah menikah, keduanya tinggal di dekat Gunung Bromo. Hanya saja keduanya tak kunjung dikaruniai anak.
Kemudian Rara Anteng dan Jaka Seger berujar kepada Sang Hyang Widhi Wasa dan berjanji jika diberi anak akan mengorbankan salah satunya.
Singkat cerita, suami istri itu akhirnya hamil dan melahirkan 25 orang anak. Namun Rara Anteng dan Jaka Seger tak kunjung menepati janji.
Sikap keduanya yang ingkar itu membuat Dewa marah. Lalu terjadilah bencana di Gunung Bromo, sehingga membuat salah satu anak mereka bernama Raden Kusuma lenyap.
Raden Kusuma lantas dianggap telah berkorban dan menjadi penyelamat saudara-saudaranya yang lain.
Sejak saat itu, keturunan Rara Anteng dan Jaka Seger selalu memberikan sesembahan setiap bulan Kasada hari ke-14, yang sekarang dikenal dengan nama Upacara Kasada atau Yadnya Kasada.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger: Sejarah, Tujuan, dan Pelaksanaan Ritual
Program: Local Experience
Editor Video: yohanes anton kurniawan
#tradisi #budaya #bromo #adat #localexperience
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Kompas.com
Local Experience
Lontong Balungan Mbah Rum Kuliner Legendaris Kaya Rempah Khas Pati yang Eksis hingga Puluhan Tahun
3 hari lalu
Local Experience
Dari Lapak Buku ke Kedai Kopi Estetik: Cara Anak Muda Meramaikan Stadion Diponegoro
4 hari lalu
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Pernyataan Polisi Sebut Sopir Taksi Green SM Lalai dalam Tragedi Laka KA Argo Bromo di Bekasi
5 hari lalu
Tribunnews Update
Polisi Nilai Sopir Taksi Green SM Lalai dalam Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL, Bakal Kena Pidana
5 hari lalu
Terkini Nasional
Tragedi Maut di Grobogan! Mobil Pengantar Jemaah Haji Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek, 4 Orang Tewas
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.