Rabu, 15 April 2026

Tribun Video Update

Jimly Asshiddiqie Tanggapi Desakan Gibran Dicopot: Kalau Respons Gerindra Netral, Ada Apa-apanya Itu

Sabtu, 7 Juni 2025 17:08 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie menyebut proses pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka sulit dilakukan.

Pasalnya, proses pemakzulan itu dimulai terlebih dahulu di DPR.

Baca: Forum Purnawirawan TNI Ngotot Dorong Pemakzulan Gibran, Jokowi: Itu Dinamika Demokrasi

Hal itu disampaikan Jimly di saat ditemui di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/6/2025).

Sementara Gibran didukung oleh partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang memiliki hampir 80 persen kursi di DPR.

Sedangkan untuk memakzulkan Gibran, setidaknya sidang pleno DPR untuk proses pemakzulan harus diikuti oleh 2/3 dari total legislator di parlemen.

"Jadi, langkah pertama harus beres dulu di DPR. Dua per tiga (suara DPR) harus setuju dengan tuntutan dengan berbagai alasan dan pertimbangannya untuk dibuktikan tadi (di MK)," ujar Jimly.

Baca: Gibran Pilih Salat Idul Adha di Masjid Raya Sheikh Zayed, Kenang Masa Jabat Walkot Solo

Terlebih KIM Plus diketahui oleh Partai Gerindra.

Di satu sisi, Gerindra diketuai oleh Prabowo Subianto. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Usulan Pemakzulan Gibran, Eks Ketua MK: KIM Plus Apa Mau?

# TRIBUN VIDEO UPDATE # Jimly Asshiddiqie # Gibran # Gerindra # pemakzulan
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved