Sabtu, 13 Juni 2026

Local Experience

Jejak Sejarah Ronggowarsito dalam Lintasan Sastra Jawa

Rabu, 21 Mei 2025 10:54 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ronggowarsito lahir di Surakarta pada 15 Maret 1802 dan wafat di Surakarta pada 24 Desember 1873.

Nama asli Ronggowarsito adalah Bagus Burham. Ia adalah putra dari Mas Pajangswara dan cucu dari Yasadipura II, pujangga besar Kasunanan Surakarta.

Ronggowarsito diangkat sebagai Panewu Carik Kadipaten Anom bergelar Raden Ngabei Ronggowarsito, menggantikan ayahnya yang meninggal di penjara Belanda pada tahun 1830.

Lalu, setelah kakeknya wafat, Ronggowarsito diangkat sebagai pujangga Keraton Surakarta oleh Pakubuwana VII pada tanggal 14 September 1845.

Semasa hidupnya, Ronggowarsito menghasilkan banyak karya sastra, seperti Serat Aji Pamasa, Serat Candrarini, Serat Kalatidha, Serat Paramayoga, Suluk Saloka Jiwa, hingga Serat Sabda Jati.

Ronggowarsito meninggal dunia secara misterius pada 24 Desember 1873.

Anehnya, tanggal kematian tersebut justru terdapat dalam karya terakhirnya, Serat Sabda Jati, yang ditulisnya sendiri. Hal ini menimbulkan dugaan kalau Ronggowarsito meninggal karena dihukum mati sehingga ia bisa mengetahui persis kapan hari kematiannya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ronggo Warsito Dapat Bintang Mahaputera

Program : Local Experience
Editor Video : Untung Sofa Maulana

#localexperience #sejarah #budaya #ronggowarsito #surakarta #shorts

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved