Ngabuburit Jam 7 Malam di Birmingham Inggris: Hari Masih Terang tapi Dingin Sekali
Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga, dari Inggris
TRIBUN-VIDEO.COM - Pukul 19.00, cuaca masih terang di Birmingham, Inggris. Belum ada tanda-tanda matahari segera kembali ke peraduannya.
Eris Eka Jaya, menjalani hari pertama ibadah puasanya di Inggris. Ini adalah kali pertama untuknya menjalani ibadah puasa di benua Eropa.
Waktu puasa di Indonesia dengan di Inggris memang berbeda. Subuh di Inggris pada Senin (6/5/2019) tercatat pukul 03.41 dan magrib pukul 20.45. Sekitar 17 jam.
Selama di Inggris, Eris Eka Jaya tinggal di kompleks Aston University, Birmingham, Inggris. Pukul tujuh malam, Eris Eka mulai keluar mencari makanan buat buka puasa.
Kepada Tribunnews, Eris Eka menuturkan pengalamannya mencari makanan halal di negeri Ratu Elisabeth.
"Cari aman saja cari ayam dan kentang. Tempat makan banyak sebenarnya tapi menu harus adaptasi karena kebanyakan makanan Eropa," kata Eris.
Walau waktu puasa lebih panjang beberapa jam dibandingkan di Indonesia, Eris mengaku terbantu cuaca di Inggris yang dingin.
Suhu di Birmingham saat mulai terang atau sekitar jam enam pagi biasanya berkisar di 5 atau 6 derajat. Jika keluar ruangan, suhu tersebut sangat dingin dan menusuk ke tulang. Apalagi jika angin berhembus kencang.
Saat tengah hari, suhu bisa mencapai 13 derajat celsius. Namun, suhu bisa saja terasa sangat dingin jika angin berhembus kencang.
"Saya pribadi merasa terbantu dengan cuaca yang tidak begitu panas sehingga yang saya rasakan tidak terlalu lemas, jadi terbantu cuaca," ungka pria asal Bandung tersebut.
Dengan cuaca yang sangat dingin, Eris mengaku jarang berkeringat sehingga tidak cepat merasakan capek.
Kesulitan dia menjalankan puasa adalah menyiapkan makan untuk sahur dan berbuka.
"Karena harus membiasakan saat buka puasa saya pun menyiapkan makan untuk sahur. Kemarin beli roti dan segala macam. Saya buka dengan roti snack air putih. kebetulan kemarin bekal mie instan, sereal dari Indonesia," pungkasnya.(*)
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Iran Mengamuk! Inggris dan Prancis Terancam Serangan Jika Nekat Kirim Kapal Perang Menuju Hormuz
2 hari lalu
Tribun Video Update
Inggris Memulai Misi Militer Amankan Selat Hormuz, Kerahkan Drone, Jet Tempur hingga Kapal Perang
2 hari lalu
Berita Terkini
Iran Beri Ultimatum Keras! Ancam Serang Kapal Perang Inggris dan Prancis di Selat Hormuz
3 hari lalu
Berita Terkini
Amankan Pasokan Minyak Global, Inggris Kirim Kapal Perang HMS Dragon ke Selat Hormuz
3 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Intelijen AS Sebut Iran Bangkit, Inggris Kirim Jet! Italia Siaga di Teluk
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.