Rabu, 7 Januari 2026

Terkini Nasional

Blackout Hampir di Seluruh Wilayah Pulau Bali! Prabowo Minta Maaf, Langsung Telepon Dirut PLN

Sabtu, 3 Mei 2025 16:47 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pulau Bali mengalami pemadaman listrik besar-besaran atau blackout hampir di seluruh wilayah pada Jumat 2 Mei 2025 sejak pukul 16.09 WITA.

Gangguan listrik ini membuat berbagai fasilitas umum lumpuh dan memicu kekhawatiran warga serta wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di Bali.

Kondisi ini jadi perhatian orang nomor satu di Indonesia.

Mewakili Presiden Prabowo, Juru Bicara Presiden yang juga Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Bali black out ini terjadi sejak siang hingga sore hari, diduga dikarenakan adanya gangguan kabel laut Jawa-Bali.

Akibatnya, jalanan hingga fasilitas umum terganggu karena adanya pemadaman listrik meluas.

Prasetyo Hadi memastikan gangguan tersebut akan segera pulih pada Jumat, (2/5/2025) malam.

Prasetyo mengatakan setelah mendengar adanya gangguan tersebut, atas arahan Presiden, ia langsung menghubungi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Baca: Rakyat Gaza Krisis Pangan Imbas Blokade Bantuan, Israel Dicap sebagai Negara Penjajah di ICJ

Menurut informasi dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, pemadaman terjadi akibat gangguan pada PLTU Celukan Bawang Unit #2, bukan karena kabel laut Jawa-Bali seperti isu yang beredar.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Bali, I Wayan Eka Susana menyampaikan permohonan maaf dan mengatakan bahwa proses penormalan listrik sudah dimulai sejak pukul 17.30 WITA dengan beban penormalan mencapai 232 megawatt (MW).

Kejadian blackout ini tak luput dari perhatian media asing.

Satu media ternama asal Inggris, Daily Mail, memberitakan situasi pemadaman listrik di Bali dengan menyoroti kepanikan para turis asing yang khawatir libur akhir pekan mereka hancur.

Menurut laporan tersebut, banyak tempat wisata dan bisnis yang terpaksa tutup sementara, menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengunjung.

Juru Bicara Presiden yang juga Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyampaikan keprihatinan atas padamnya listrik di Pulau Bali.

Ia mengatakan telah menerima laporan mengenai gangguan tersebut.

Mewakili Presiden, Mensesneg menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Baca: Profil Dani Nur Adiningrat Tokoh di Balik Wacana Daerah Istimewa Surakarta Ini Jabatannya di Keraton

Di saat yang sama, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim PLN yang telah bekerja cepat, tangguh, dan profesional di tengah kondisi darurat.

Prasetyo mengatakan setelah mendengar adanya gangguan tersebut, atas arahan Presiden, ia langsung menghubungi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Ia mengapresiasi respons cepat dan kerja keras jajaran PT PLN (Persero) dalam memulihkan kondisi sistem kelistrikan.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, pemadaman listrik terjadi akibat gangguan pada kabel laut yang menghubungkan sistem kelistrikan Pulau Jawa dan Bali.

Gangguan tersebut menyebabkan trip pada seluruh pembangkit listrik di sistem Bali, sehingga memicu pemadaman luas di sejumlah wilayah.

Wilayah terdampak mencakup Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan.

Beberapa fasilitas strategis seperti rumah sakit dan bandara sempat terganggu, namun langsung menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bali Blackout, Presiden Prabowo Minta Maaf, Jubir Presiden Telepon Dirut PLN

#Blackout  #Prabowo  #Dirut PLN

Editor: winda rahmawati
Video Production: Arie Setyaga Handika
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #blackout   #Prabowo   #Dirut PLN   #pemadaman listrik

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved