Sabtu, 11 April 2026

Tribunnews Update

Iran dan AS akan Kembali Bertemu Membahas Program Nuklir, Meskipun Awalnya Sempat Menolak

Rabu, 23 April 2025 14:16 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Iran dan Amerika Serikat (AS) dikabarkan akan menggelar pembicaraan teknis mengenai nuklir.

Pembicaraan direncanakan akan dilakukan sebelum perundingan tingkat tinggi kembali dilakukan.

Pertemuan dua negara ini dijadwalkan Rabu (23/4/2025) di Oman.

Perundingan tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan putaran kedua yang dilaksanakan di Roma, Italia, Sabtu (19/4/2025).

Baca: Mantan Jenderal Senior IDF Itzhak Brik Akui Tentara Israel Kalah Perang di Gaza, Tujuan Tak Tercapai

Sebelumnya, Trump dikabarkan telah mengirim surat kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melalui Uni Emirat Arab untuk menawarkan pembicaraan mengenai program
nuklir Iran.

Trump bahkan disebut mengancam akan melakukan pengeboman jika Iran menolak negosiasi tersebut.

Hubungan kedua negara mulai mencair setelah Oman turun tangan sebagai mediator, meskipun awalnya dikabarkan ditolak.

Di mana Oman disebut pernah berperan penting dalam pembicaraan rahasia yang menghasilkan kesepakatan nuklir 2015.

Baca: Hamas Bangkit Rekrut Pasukan Berbanding Terbalik dengan Israel Kini Kekurangan Pasukan Militer

Sementara itu, dalam pernyataan terpisah Iran secara resmi mengklaim tidak berniat membuat senjata nuklir.  

Bahkan Ayatollah Khamenei sampai mengeluarkan fatwa melarang pengembangan senjata nuklir.  

Meski demikian, dirinya disebut sempat mengatakan jika Iran memutuskan untuk membuat senjata, maka tidak ada yang bisa menghentikannya.

(TribunVideo.com/Kompas.com).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Iran dan AS Akan Kembali Bertemu Membahas Program Nuklir"

    
# Iran # Amerika Serikat # Program Nuklir

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Iran   #Amerika Serikat   #Program Nuklir

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved