Minggu, 26 April 2026

HOT TOPIC

Mahfud MD soal Ijazah Jokowi: Masyarakat Berhak Tahu hingga Sebut UGM Tak Perlu Terlibat Lebih Jauh

Rabu, 16 April 2025 16:40 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Eks Menkopolhukam, Mahfud MD menanggapi soal polemik ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

Mahfud menyatakan, masyarakat berhak mempertanyakan keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Mahfud MD, publik hanya meminta keterbukaan informasi yang diatur dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, di tengah isu dugaan ijazah palsu Jokowi.

“Enggak salah. Karena ada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Di mana di situ dikatakan masyarakat berhak sepenuhnya untuk mengetahui dokumen-dokumen dan meminta dokumen-dokumen itu dibuka kepada publik demi transparansi,” ujar Mahfud, Rabu (16/4/2025), seperti dilansir dari kanal YouTube Mahfud MD Official.

Lanjut Mahfud menyebut, Jokowi boleh tak membuka informasi perihal ijazah kuliahnya ke publik.

Meski demikian, harus ada Komisi Informasi yang memiliki kekuatan hukum untuk meminta informasi itu dibuka ke publik.

“Kalau tidak mau buka, ada pengadilan yang namanya Komisi Informasi. Itu dia bisa mengadili, semacam peradilan yang keputusannya mengikat,” kata Mahfud. “Harus dibuka. Buka. Siapa? Nanti dibuka saja di KPU. Mana? Solo. Iya kan?” sambung dia.

Bersamaan dengan hal itu, Mahfud mengatakan, Komisi Informasi bisa meminta diberikan penjelasan secara rinci soal perubahan yang terjadi dalam ijazah.

“Dulu daftar pertama KPU Solo ketika namanya masih Drs Joko Widodo. Sesudah jadi presiden, juga ada ijazahnya lagi, kok jadi Ir Joko Widodo. Itu semua kan nanti bisa dibuka ke publik. Apa yang sebenarnya terjadi. Gitu ya,” pungkas dia.

Sebagai informasi, polemik tudingan ijazah palsu Jokowi kini kembali menjadi perbincangan publik.

Bahkan masalah ijazah palsu ini dibicarakan sejak dua tahun lalu hingga membuatnya tiga kali digugat ke pengadilan.

Namun, selama tiga kali itu, kasus ini dimenangkan pihak Jokowi.

Terkini, Rabu (16/4/2025) Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) telah tiba di kediaman Presiden ke-7 Joko Widodo di Solo Jawa Tengah.

Mereka datang untuk melihat dan mengonfirmasi soal keaslian ijazah Jokowi.

Mahfud juga menilai Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak perlu ikut campur lebih jauh menanggapi kasus ijazah palsu (Jokowi).

Dilansir dari Tribunnews.com, keterangan ini disampaikan Mahfud MD, Rabu (16/4/2025).

Mahfud menyebut UGM merupakan instansi yang berwenang mengeluarkan ijazah atas lulusannya, bukan yang memalsukan ijazah.

"Gini, seharusnya UGM tidak perlu terlibat di urusan itu. Tapi nanti kita bisa bahas. Karena UGM itu yang mengeluarkan ijazah, bukan yang memalsu ijazah," kata Mahfud, dikutip Rabu (16/4/2025).

Dalam hal ini Mahfud beranggapan, UGM hanya perlu memberikan keterangan serta klarifikasi bahwa pihaknya sudah mengeluarkan ijazah untuk Joko Widodo di tahun kelulusannya.

Tak hanya itu Mahfud juga menyebut terkait dengan keberadaan ijazah tersebut saat ini harus dijelaskan oleh Jokowi.

"UGM tinggal mengatakan, 'loh saya sudah mengeluarkan dulu ijazah ini'. (Tinggal Pak Jokowi) menjelaskan kepada publik kenapa kok sampai hilang dan sebagainya. Sebenarnya UGM kan tinggal menyelesaikan, ini saya sudah selesai. Gitu aja. Silakan, kalau tidak percaya kan gitu," ucap Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud dalam hal ini mewajarkan jika publik kembali mempertanyakan kepastian ijazah Jokowi, terlebih jika itu berkaitan dengan transparansi.

Maka dari itu dirinya menegaskan masyarakat berhak sepenuhnya untuk mengetahui dan meminta dokumen-dokumen yang diinginkan masyarakat tersebut dibuka kepada publik demi transparansi.

"Ndak salah. Karena ada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Kalau tidak mau buka, ada pengadilan yang namanya Komisi Informasi. Itu dia bisa mengadili, semacam peradilan yang keputusannya mengikat. (Kalau keputusannya) harus dibuka. Buka. Siapa? Nanti dibuka aja di KPU," jelas Mahfud.

Diketahui, rumor mengenai ijazah palsu Jokowi kembali ramai di media sosial meskipun masalah yang sama pernah muncul dan digugat ke pengadilan hingga akhirnya dimenangkan oleh pihak Jokowi.

Tak hanya itu dalam laman resmi UGM menyebut Dekan Fakultas Kehutanan UGM ikut menjawab sejumlah pihak yang meragukan keaslian ijazah dan skripsi Jokowi hingga rumor menjadi memanas.

(TribunVideo.com/Tribunnews.com).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud MD: UGM Bukan yang Palsukan Ijazah Jokowi, Tak Perlu Lagi Terlibat" 

#response #mahfudmd #ijazahjokowi #jokowi #ijazahpalsu

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Difa Isnaeni Azizah
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved