Local Experience
Bistik Solo, Warisan Kolonial yang Berubah Jadi Rasa Khas Nusantara
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Jika kamu berkunjung ke kota Surakarta dan mencari santapan yang khas mungkin sajian ini akan jadi salah satu rekomendasi untuk dicicipi, nih.
Meski dibuat dan berkembang di kota Surakarta, nyatanya sajian Bistik Jawa juga banyak digemari dan dikreasikan di rumah makan atau restauran keluarga di berbagai kota lainnya.
Tampilan bistik Jawa yang tampak seperti hidangan khas Eropa ini nyatanya mampu menarik para penikmatnya untuk menjajali cita rasa Jawa-Eropa yang berbaur dengan serasi.
Istilah bistik berasal dari kosa kata biefstuk (Belanda) dan beefsteak (Inggris).
Bistik merupakan salah satu main course atau makanan utama yang berupa olahan daging sapi yang biasanya dinikmati bersama kacang polong, kentang, dan wortel.
Bistik umumnya dimasak dengan cara dibumbui terlebih dulu sebelum dipanggang, disajikan bersama ditata dalam sebuah piring datar.
Sajian yang awalnya hanya dinikmati oleh orang Belanda mulai diperkenalkan kepada pribumi lewat acara jamuan makan yang sering diselenggarakan kala itu.
Sajian bistik ala Eropa lalu disulap jadi sesuai dengan cita rasa lidah masyarakat pribumi.
Artikel ini telah tayang di Kids.grid.id dengan judul "Asal-Usul Bistik Jawa, Sajian Eropa yang Diracik dengan Rempah Khas Jawa
Program: Local Experience
Editor Video: yohanes anton kurniawan
#kuliner #makanan #solo #surakarta #bistik #localexperience
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Grid.ID
Local Experience
Batu Baginde Belitung Selatan, Granit Raksasa di Tengah Hutan dengan Panorama Membalong yang Eksotis
Rabu, 1 April 2026
Local Experience
Mengenal Tiga Putri Pakubuwono XIII dari Pernikahan Pertamanya dengan KRAy Endang Kusumaningdyah
Selasa, 31 Maret 2026
Local Experience
Mengenal Abdi Dalem Keraton Surakarta Hadiningrat yang Dikenal Sangat Setia
Selasa, 31 Maret 2026
Terkini Daerah
Atap Pintu Gapit Barat Keraton Kasunanan Surakarta Ambrol, Terakhir Diperbaiki Era Pakubuwono XII
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.