Terkini Daerah
11 Pendulang Emas di Yahukimo Papua Dibunuh KKB, Beberapa Orang Mengalami Luka-luka
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 11 pendulang emas dibunuh oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Selain korban tewas, beberapa orang lainnya mengalami luka-luka dan berhasil menyelamatkan diri.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu (6/4) di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum.
Pasca-serangan, puluhan pendulang emas menyelamatkan diri di dalam hutan.
Ada juga yang melarikan diri melalui jalur sungai menuju Distrik Koroway Bulanop, Kampung Mabul, Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Kaops Damai Cartenz 2025 Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, pihaknya telah melakukan pengumpulan keterangan saksi hingga evakuasi korban.
Dalam keterangan tertulis, Faizal berujar, aparat mendapat informasi soal penyerangan dari saksi korban yang selamat dari peristiwa ini.
Baca: Dalami Kasus Dokter Cabul di RSHS Bandung, Polisi Ungkap Bakal Selidiki Potensi Adanya Korban Lain
Baca: Strategi Perang Dagang Trump Umumkan Tunda Kenaikan Tarif Selama 90 Hari, Kecuali untuk Negara China
Adapun proses evakuasi terhadap korban harus menggunakan helikopter lantaran lokasi yang sangat jauh.
Terkait rencana evakuasi, aparat keamanan merahasiakan waktu dan prosesnya demi keamanan personel.
Aparat memastikan para korban merupakan warga sipil bukan anggota militer seperti yang diklaim KKB.
Terkait klaim tersebut juga sudah dibantah oleh Kapuspen TNI Brigjen Kristomei Sianturi dalam keterangan pada Rabu (9/4) di Jakarta.
Kristomei mengatakan, KKB sengaja menyebarkan kabar tersebut sebagai bagian dari agenda propaganda.
Menurutnya, KKB khawatir dicap sebagai pelanggar HAM jika ketahuan membunuh warga sipil.
#KKB #Papua #Yahukimo #Pendulang Emas
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribun Video
Terkini Nasional
Diwarnai Tragedi Penembakan ASN, Wapres Gibran Tak Kapok ke Yahukimo: Paling Menantang
4 jam lalu
Live Tribunnews Update
7 Anggota KKB Jadi DPO Kasus Penembakan 3 Marinir di Maybrat, Pelaku Rampas Senjata Korban
22 jam lalu
LIVE UPDATE
Karantina Papua Musnahkan 4,19 Ton Komoditas Tak Layak Konsumsi: Komitmen Jamin Keamanan Pangan
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Pemilik Hak Ulayat Hentikan Laju Mobil Wapres Gibran di Sorong, Suarakan Hak dan Tuntut Keadilan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.