Nasional
Dedi Mulyadi Tegur Sandi Butar Butar, Kini sang Damkar Dipecat Lagi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebelum dipecat untuk kedua kalinya, petugas pemadam kebaran (Damkar) Kota Depok Sandi Butar Butar sempat mendapat nasihat dari Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi.
Diketahui, Sandi Butar Butar, petugas Damkar Kota Depok dipecat setelah kembali bekerja di instansi tersebut dengan status sebagai PPPK.
Pemecatan Sandi Butar Butar tertuang dalam surat yang diterbitkan pada Kamis (27/3/2025) dengan nomor 800/201-PO.Damkar terkait dengan pemutusan perjanjian kerja.
Baca: Untuk Kedua Kalinya, Sandi Butar Butar Dipecat dari Petugas Damkar Depok, Kena 4 SP karena Tak Patuh
Surat pemutusan kontrak tersebut ditandatangani oleh Plt Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan, Tessy Haryanti.
Isi dari surat tersebut yakni kajian berita acara pemeriksaan perihal sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh Sandi Butar Butar selama bertugas sebagai anggota Damkar Depok.
Petugas Damkar Kota Depok Sandi Butar Butar rupanya pernah mendapat wejangan dari Dedi Mulyadi, tepatnya, saat ia dibantu untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah kontrak kerja tak diperpanjang pada Januari 2025 lalu.
Baca: Untuk Kedua Kalinya, Sandi Butar Butar Dipecat dari Petugas Damkar Depok, Kena 4 SP karena Tak Patuh
Bersama kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, Sandi sempat berkunjung ke kediaman Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat.
Pertemuan itu berisikan cerita Sandi mengenai perjalanan kariernya sebagai anggota Damkar Depok, termasuk pengalaman menjadi korban perundungan, gaji yang dipotong, hingga kondisi alat pemadam kebakaran yang memprihatinkan.
Baca: Dedi Mulyadi Ancam Proses Hukum, Dishub Bogor Langsung Kembalikan Uang Sopir Angkot yang Dipotong
Dedi Mulyadi kemudian menanggapi dengan memberikan nasihat jika Sandi Butar kembali bekerja sebagai petugas Damkar.
"Nanti karakternya ubah ya, jadi kalau pimpinannya sudah baik, kelengkapan damkarnya sudah benar, hak-hak kamu diberikan," kata Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada 13 Januari 2025.
"Jangan banyak ngoceh keluar, karena pimpinan pasti pusing itu," imbuhnya.
Sandi mengaku, dirinya tidak akan aktif bersuara bila fasilitas yang didapat anggota Damkar sudah nyaman. (*)
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Balasan Kebaikan Syamsiah Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diejek Siswa, Pilih Memaafkan dan Mendoakan
Selasa, 21 April 2026
Viral
Pesan Menyentuh Teman Sekelas Ikhsan, Siswa SMP di Sumedang yang Putus Sekolah demi Berjualan
Selasa, 21 April 2026
Viral
Syamsiah Guru SMAN 1 Purwakarta Maafkan Siswa yang Menghinanya, Pilih Beri Doa Baik
Selasa, 21 April 2026
Viral
Kisah Pilu Siswa SMP di Sumedang Berhenti Sekolah untuk Jualan di Alun-alun, Viral di Media Sosial
Selasa, 21 April 2026
Viral News
Diacungi Jari Tengah, Guru Atun Sedih tapi Tetap Sayang ke Para Siswa, Dedi Mulyadi Usul Sanksi
Senin, 20 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.